• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Menag: Penambahan 10.000 Kuota Haji Jadi Tantangan Petugas

23 April
21:35 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan, penambahan 10.000 kuota haji Indonesia tahun ini menjadi tantangan bagi para petugas haji yang akan bertugas di Tanah Suci.

"Tantangan sebagai petugas haji tahun ini tidak semakin ringan. Salah satunya bertambahnya kuota haji kita 10 ribu. Ini merupakan yang terbesar dalam sejarah dunia, sebuah negara memberangkatkan 231 ribu jemaah," kata Menag, dalam sambutannya saat membuka Pembekalan Terintegrasi Petugas Arab Saudi Tahun 1440H/2019M, di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, Selasa (23/4/2019) malam.

Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, salah satu tantangan petugas haji dengan bertambahnya kuota tersebut yakni pada pelayanan yang berhubungan dengan antrian jemaah.

"Implikasi dari penambahan ini tidak mudah karena jumlahnya cukup besar. Misalnya menjelang menuju Arafah, antrinya akan dilakukan 3 shift mungkin, akan semakin panjang. Begitupun saat meninggalkan Arafah menuju Muzdalifah, dan pergerakan dari Muzdalifah ke Mina, masa tunggu antrian akan semakin lama. Lamanya masa antrian ini tentu membutuhkan kesabaran besar tidak hanya dari jemaah tapi juga petugas, kesabaran mengatur, mengorganisir jemaah juga harus lebih besar," ujarnya.

Oleh karena itu, Lukman Hakim Saifuddin mengajak para petugas agar memaknai penambahan kuota tersebut bukan sebagai beban, tetapi sebagai ladang amal untuk melindungi, melayani dan membina jemaah haji.

Menag menambahkan, tantangan lain dari bertambahnya kuota haji Indonesia adalah terkait indeks kepuasaan jemaah haji. Berdasarkan survey BPS, indeks kepuasaan jemaah haji terus meningkat dari waktu ke waktu. Mulai tahun 2014 (81,52%), 2015 (82,67%), 2016 (83,83%), 2017 (84,85%), dan pada 2018 (85,23%) atau sangat memuaskan.

Menag berharap para petugas haji tetap mampu menjaga kinerja baik tersebut, bahkan diharapkan dapat lebih ditingkatkan pada tahun ini.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00