• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Akibat Bom di Sri Lanka, Waktu Penggunaan Media Sosial Dibatasi

23 April
17:45 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Dunia berduka atas banyaknya korban melayang yang diakibatkan oleh serangan bom di Sri Langka,  ledakan-ledakan bom tersebut terjadi pada Hari Paskah di tiga gereja dan tiga hotel mewah Sri Lanka, Minggu (21/4/2019) lalu.

Kabar terkini korban yang tewas berjumlah 321 orang.

Pengurus Perhimpunan Pelajar Indonesia, Sri Langka, Rozi Fernanda mengakui situasi sekarang masih banyak adanya teror dan ditemukan bom di beberapa tempat, juga isu yang beredar ada keracunan air, hingga bisa dinilai kondisi masih kurang aman.

Namun, Rozi bersykur hingga saat ini warga negara Indonesia (WNI) dikabarkan aman dan tidak ada korban.

"Info terakhir yang saya dapat, dua hari yang lalu tidak ada korban tapi sejauh ini kita tidak konfirmasi banyak karena sosial media kita diblok mulai jam 8 dan 9 pagi tadi di buka kembali pas malam, tapi nanti bisa di blok lagi," ungkapnya kepada Pro3 RRI, Selasa (23/4/2019).

"Saya tinggal di asrama kampus, pagar dikunci dan dilarang keluar dan semua kampus sudah tertutup semenjak hari Minggu sampai Minggu depan," jelasnya.

Rozi mengatakan, jumlah total mahasiswa kurang dari 20, mungkin 16 dan itu mayoritasnya di Cilenia.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00