• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Sebar Video Hoaks, Seorang Satpam Ditangkap Polda Jabar

23 April
11:42 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bandung: Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat menangkap seorang pelaku penyebar hoaks. Tersangka ditangkap, karena terbukti menyenarkan berita bohong di akun facebook dan instagramnya.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, dalam akun medsosnya, tersangka mengunggah video yang bermuatan penghasutan dan dapat memicu keonaran di masyarakat.

Tersangka mengupload video berdurasi 1 menit yang terjadi di kec. Cipedes Indihiang Kota Tasikmalaya, dengan deskripsi "terjadi di Indihiang dan Cipedes Tasikmalaya Jawa Barat, polisi memaksa ingin membuka kotak suara, dihadang oleh FPI, Babinsa dan relawan 02.

"Di PPK Cipedes itu memang dilakukan pengamanan yang unsurnya Polri, TNI, Linmas dan aparatur kecamatan yang ada disitu dan penyelenggara pemilu. Justru sebaliknya, kita mengamankan, dan harus steril,"ungkap Trunoyudo kepada awak media di Mapolda Jawa Barat Selasa, (23/4/2019).

Kabid Humas Polda Jawa Barat menambahkan, untuk mengakses ke penyimpanan kotak suara, juga tidak mudah. Kunci di pegang oleh pihak KPU, kepolisian dan Panwaslu.

Tidak hanya satu kali tersangka melakukan penyebaran konten yang meresahkan tersebut. Tersangka juga menambahkan diskripsi seolah-olah terjadi pelanggaran  dalam proses penyelenggaraan pemilu. Ditegaskan Trunoyudo, secara fakta aparat terkait sudah melakukan pengamanan  kotak suara tersebut.

"Pelaku dijerat pasal 45a ayat (2) UU RI no 19 tahun 2016, tentang perubahan terhadap UU no 11 tahun 2008 tentang ITE dan atau pasal 14 ayat (1) UU no 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana. Ancaman maksimal 6 tahun, denda Rp.1 miliar,"jelasnya.

Sementara dari pengakuan tersangka DMR, dirinya mendapat video tersebut dari akun instagram @amperacyber. Video itu kemudian di unggahnya kembali agar menjadi viral di media sosial.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00