• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Lingkungan Hidup

Aspirasi Tolak Tambang Tak Diakomodir Pemerintah Aceh, Aktivis Gayo Berang

22 April
18:54 2019
0 Votes (0)

KBRN, Takengon : Seruan tolak tambang di Kecamatan Linge, Aceh Tengah tak diakomodir pemerintah Aceh, aktivis lingkungan di Gayo berang. Mereka mengecam melancarkan aksi demo besar-besaran.

"Pak Nova belum menyatakan sikap soal tambang di Linge, kami kecewa," kata salah seorang aktivis lingkungan, Maharadi kepada RRI, Senin malam (22/4).

Hematnya, sejauh ini pemerintah Aceh hanya sepakat untuk menarik rekomendasi Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Emas Mineral Mumi (PT EMM) yang diterbitkan Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia (BKPM Rl) 2017 lalu melalui suratnya 18 April 2019 yang ditujukan ke Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI.

Padahal kata Maharadi, PT Linge Mineral Resource (LMR) juga akan melakukan penambangan di Aceh layaknya PT EMM di Kabupaten Nagan Raya. PT LMR sebutnya, juga sama-sama membawa dampak buruk bagi lingkungan dan ekosistem di hutan Aceh.

Maharadi menyebut, PT LMR juga mengangkangi UU baik itu dari sisi admnistrasi, teknis, lingkungan dan finansial. Terlebih di RTRW Linge kawasan dilarang tambang.

Koordinator Jaringan Anti Korupsi ini juga mencatat, PT LRM semula mendapat IUP eksplorasi dari pemerintah Aceh Tengah melalui surat nomor 530/2296/IUP-EKSPLORASI/2009 seluas 98.143 hektare. Dari luas tersebut 19.628 hektare berada di KEL & HL, sisanya 78.514 hektare Hutan Produksi.

"Kami tidak mau alam tempat kami hidup, hancur. Kami tak butuh tambang. Kami tetap menolak," kata Maharadi.

Semula, masyarakat di Gayo menolak rencana usaha pertambangan PT LRM di Linge, Aceh Tengah.

http://m.rri.co.id/post/berita/658627/daerah/aksi_tolak_tambang_di_takengon_rusuh_satu_pengunjuk_rasa_dilarikan_ke_rs.html

Terhitung 4 April 2019, PT Linge Mineral Resource mengumumkan rencana penambangan dan pengolahan bijih emas dmp di Proyek Abong, berlokasi di Lumut, Owaq, dan Penarun, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah. Bearan rencana kegiatan sekitar 9.684 Ha dengan target produksi maksimal 800 ribu ton/tahun.

Dalam pengumuman yang disampaikan melalui media cetak, PT Linge Mineral Resource memberi kesempatan bagi publik untuk menyampaikan Saran, Pendapat dan Tanggapan (SPT) selama sepuluh hari kerja terhitung sejak diumumkan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00