• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Nelayan Diminta Tidak Menjual Lobster yang Sedang Bertelur

21 April
23:41 2019
0 Votes (0)

KBRN. Ranai : Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti meminta kepada nelayan dan pengepul untuk tidak memperjualbelikan udang lobster yang sedang bertelur.

Di Natuna, Menteri yang memiliki hobi olahraga paddleboat ini mengatakan, harga lobster yang bertelur memang mahal, namun bila setiap lobster bertelur dijual, maka tidak akan ada lagi lobster di masa yang akan datang.

"Saya berharap orang sini akan mengerti keberlanjutan, tidak lagi menangkap lobster yang sedang bertelur," kata Menteri KKP Susi Pudjiastuti, di Natuna, Minggu (21/4/2019).

Selain lobster bertelur, nelayan juga diminta untuk tidak menangkap dan memperjualbelikan lobster yang beratnya di bawah 200 gram atau 2 ons. Karena lobster di bawah bobot tersebut masih dapat disebut bayi Lobster, yang dalam Undang-Undang Perikanan tidak dibenarkan untuk diperjualbelikan.

Menurut Susi Pudjiastuti, dahulunya, Natuna dikenal sebagai lumbung lobster, namun dikarenakan banyaknya aktivitas penangkapan dengan menggunakan bom dan potasium, menyebabkan habitat lobster hancur sehingga mengganggu perkembangbiakannya.

"Dulu banyak, tapi karena penanggkapan dengan menggunakan bom dan potas, semua rusak, senoa yang cantik juga karangnya sudah hancur berantakan karangnya," imbuh Susi.

Untuk kembali menghidupkan dan meningkatkan pertumbuhan juga perkembangan lobster di Laut Natuna, maka sudah beberapa kali dilakukan pelepasliaran benih lobster di daerah ini.

"Mudah-mudahan dengan kita buat program seperti ini, mereka bisa jaga perkembangan lobster," tandasnya.

 

  • Tentang Penulis

    Jaliah winarti

    Bekerja dengan niat ibadah karena Allah,insya Allah,tiada yang menjadi beban

  • Tentang Editor

    Heri Firmansyah

    Redaktur RRI-Online

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00