• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Ini Dugaan Awal Sumber Kebakaran di Bandara Ngurah Rai

20 April
19:27 2019
0 Votes (0)

KBRN, Mangupura : Tim Laboratorium Forensik Kepolisian Resor Kota Denpasar melakukan olah tempat kejadian perkara di Terminal Keberangkaran Domestik Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Sabtu (20/4/2019). Olah TKP dilakukan pascakebakaran yang terjadi di Terminal Keberangkatan Domestik, Jumat 19 April 2019 Pukul 16.50 WITA.

Communication & Legal Section Head PT. Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim kepada wartawan menjabarkan olah TKP awal berupa cek fisik control panel sistem AHU (Air Handling Unit).

AHU merupakan sebuah ruangan khusus yang berada didekat counter check in Terminal Keberangkatan Domestik. Air Handling Unit adalah ruang pendingin, dimana didalamnya berisikan sirkulasi air yang dikonversi menjadi suhu dingin.

"Yang diduga itu menjadi sumber api yang menjadi penyebab kejadian kebakaran kemarin sore. Kemudian juga kita menyisir beberapa panel-panel ataupun sistem elektrikal yang ada di bandara," ungkapnya kepada wartawan di Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Ngurah Rai, Sabtu (20/4/2019).

Arie mengaku, olah TKP terhadap control panel sistem AHU adalah investigasi awal. Jika diperlukan akan dilakukan olah TKP lanjutan oleh tim laboratorium forensik Polresta Denpasar.

"Nah investigasi oleh puslabfor tadi itu belum final, nanti akan ada pemeriksaan lanjutan, entah itu pemeriksaan kepada tim AP I terkait mengenai pemeliharaan, kemudian mengenai jadwal perawatan, kemudian juga spesifikasi dan sebagainya, itu nanti. Setelah hasil puslabfor menunjukkan indikasinya," tukasnya.

"Itu salah satu (control panel sistem AHU, red) diduga sumbernya. Tetapi untuk penyebabnya, kita belum tahu, entah itu korsleting, itu kita belum tahu," imbuhnya.

Ditanya soal pusat anjungan tunai mandiri yang diduga menjadi penyebab awal kebakaran, Arie menyebut belum tahu instalasi dan konektivitas kabel ATM Centre dengan AHU. Namun dari visualisasi, awal percikan api berada di ATM Centre.

"Kita belum tahu. Yang jelas tadi puslabfor sudah selesai. Untuk saat ini kita langsung melakukan upaya pembersihan. Target kami untuk pembersihan dan sudah paling tidak bisa mengakomodir tiga pintu pre-screening itu paling tidak, dua sampai tiga hari. Tetapi untuk pemulihan panel, kemudian plafon, itu paling lama itu dua minggu. Karena kita harus menginstal ulang semuanya," katanya.

"Oleh sebab itu, target pertama kita pemulihan pertama kita hingga besok itu kita berupaya untuk counter check in yang sekarang ditutup sekitar 39, kita bertahap akan kita operasikan, supaya tidak mengganggu kapasitas check in yang ada di Terminal Internasional," lanjutnya.

Hasil investigasi awal Tim Puslabfor Polresta Denpasar dikatakan Arie akan diumumkan dalam waktu dekat. Pihaknya disebut meminta Tim Puslabfor untuk mengumumkan hasil olah TKP kurang dari satu bulan.

"Kita meminta secepatnya. Tidak dalam waktu bulan, secepatnya," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00