• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Sopir Truck Muatan Melebihi Tonase Jalan Diminta Patuhi Rambu-Rambu Lalin

20 April
19:15 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Dinas Perhubungan (DishubProvinsi Bengkulu mengimbau, agar seluruh supir kendaraan truck angkutan barang, khususnya batu bara, CPO dan sawit dalam wilayah Provinsi Bengkulu, untuk mentaati setiap rambu-rambu lalu lintas (Lalin) yang telah dipasangdi tempat tertentu.

“Untuk rute penyedia angkutan, baik angkutan barang umum maupun angkutan batubara, CPO dan kelapa sawit, atau muatan melebihi tonase jalan, sudah kita tentukan, agar menjadi perhatian,” ujar Kepala Dishub Provinsi Bengkulu melalui Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Sormin kepada jurnalis, Sabtu (20/4/2019).

Dijelaskan, pihaknya pada tahun 2017 sampai 2018 lalu telah memprogramkan kegiatan bidang lalu lintas dan angkutan jalan, berupa pemasangan rambu-rambu atau petunjuk pengalihan rute jalur angkutan barang khususnya tidak diperbolehkan masuk rute jalan dalam Kota Bengkulu.Tetapi sepertinya, masih saja ada sopir kendaraan truck yang melanggarnya.

“Kita ini kewalahan juga dalam melakukan upaya penertiban, karena keterbatasan Sumber Daya Manusia(SDM)dan kewenangan sesuai Perda No. 2 tahun 2018. Dimana hanya bisa melakukan penertiban apabila sopir kendaraan truck angkutan tersebut, memasuki rute jalan provinsi dan nasional yang sebelumnya sudah dilarang untuk dilewati.Diminta, dinas teknis yang ada di wilayah Kabupaten dan Kota, untuk melakukan penertiban,” katanya.

Lebih jauh upaya pencegahan dijelaskan Sormin, pihaknya sudah berkoordinasi dengan para pengguna jasa angkutan bersangkutan. Dengan harapan mereka bisa menaati maksud rambu yang telah dipasang dan kondisi jalan dalam wilayah Kota tidak mengalami kerusakan.

“Kita juga terus meningkatkan koordinasi dengan aparat kepolisian, karena dalam setiap operasi dan apabila ditemukan kendaraan truck melanggar rambu-rambu lalu lintas agar diberikan tindakan penilangan. Bahkan jika terus membandel, agar ditahan saja kendaraannya,” pungkasnya. (rep)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00