• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Pengusaha di Yogyakarta Khawatirkan Quick Count Ganggu Iklim Investasi

19 April
16:47 2019
1 Votes (5)

KBRN, Yogyakarta : Kalangan pengusaha di Yogyakarta khawatir, polemik mengenai quick count atau survey dan hitung cepat hasil Pemilu Presiden 2019, rentan memicu konflik yang berpotensi mengganggu iklim investasi di daerah.

Ketua Aliansi Pengusaha Nasional Yogyakarta Mirwan Syamsudin Syukur meminta, agar stasiun televisi menghentikan tayangan quick count dari lembaga survey. Jika stabilitas keamanan sampai terganggu, akibat tayangan hitung cepat di televisi, akan berdampak serius kepada dunia usaha.

”Kekhawatiran kita justru sangat besar disitu, ketika stabilitas keamanan tidak terjadi maka kondisi usaha terpengaruh, daya tahan masyarakat kita sangat tipis menerima isu-isu yang tidak positif,” ucapnya di Yogyakarta, Jumat (19/4/2019).

Mirwan juga berpendapat, alangkah baiknya masyarakat dan pendukung kontestan pilpres, menunggu hasil penghitungan KPU, sebagai lembaga resmi penyelenggara pemilu di Indonesia.

”Karena terjemahan masyarakat itu macam-macam, tidak seragam sehingga kita menghindari mereka membuat kesimpulan yang berbeda-beda yang bisa memunculkan anarkhisme, kita tunggu saja hasil real count KPU,” imbuhnya.

Ia juga berharap, akses real count pilpres yang dilakukan KPU harus betul-betul obyektif, dan bisa diakses secara transparan oleh masyarakat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00