• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu 2019

Tanggapi Penjarahan Kotak Suara, KPUD Sampang Sebut Opini PSU Prematur

18 April
23:35 2019
0 Votes (0)

KBRN, Sampang : Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sampang menyatakan terlalu prematur jika sejumlah insiden buruk di pelaksanaan pemilu, diantaranya kasus TPS 13 Desa Bapelle, Kecamatan Robatal berakhir dengan keputusan pemungutan suara ulang (PSU).

Komisioner KPU setempat, Achmad Ripto memilih menunggu keputusan dari Bawaslu terlebih dahulu soal tindak lanjut kasus tersebut. 

“Setidaknya setelah polisi berhasil mengamankan, proses pemilu berlanjut di TPS tersebut,’’ ucapnya, Kamis (18/4/2019).

Kendati demikian, pihaknya mengakui insiden penjarahan kotak suara itu bisa mengarah pada pelaksanaan pemilu yang tidak steril. Menurut Ripto, peristiwa ini telah masuk pada kasus pidana pemilu.

“Memang mengarah ke kasus pidana pemilu, tapi jangan terlalu dini beropini karena semua ada prosedurnya. Kita akan menunggu rekomendasi dari Bawaslu terlebih dahulu soal PSU,’’ tambah Ripto.

Sementara hingga berita ini diturunkan, Ketua Bawaslu Sampang, Insiyatun belum bisa dikonfirmasi.

Diberitakan sebelumnya, diduga tidak menerima hasil pileg, dua orang pelaku berinisial Y dan R membawa kabur kotak suara di TPS 13, Desa Bapelle, Kecamatan Robatal. Setelah terjadi drama penghadangan, dua pelaku yang juga membawa sajam tersebut akhirnya berhasil diamankan oleh Polres setempat

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00