• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Serba Serbi Pemilu

Dubes Helmy: Siapapun yang Terpilih, Kita Semua Bersaudara di Bawah Naungan NKRI

18 April
14:59 2019
0 Votes (0)

KBRN, Kairo : Duta Besar (Dubes) Indonesia Untuk Mesir Helmy Fauzy menilai bangsa Indonesia sudah matang dalam berdemokrasi, menyusul banyak ucapan dan pujian yang ia terima dari berbagai Duta Besar dan komunitas diplomatik internasional terkait penyelenggaraan Pemilu Indonesia di Mesir yang dinilai tertib dan disambut dengan antusias oleh Warga Negera Indonesia (WNI).

"Saya baru saja mendapat ucapan selamat dari berbagai duta besar dan komunitas diplomatik yang ada di Kairo ini yang menyampaikan ini suatu prestasi yang luar biasa bagi bangsa Indonesia. Kenapa demikian karena pemilu Indoensia ini termasuk pemilu yang kompleks, di mana Pilpres dilakukan bersamaan dengan Pileg. Di samping itu juga, dalam pemilu itu sekaligus memilih anggota DPD dan kemudian pemilu ini berlangsung hanya delapan jam saja, alhamdulillah di Mesir saya pantau semua berjalan tertib dan damai," ungkapnya saat membuka rapat rekapitulasi perolehan suara Presiden dan DPRD di gedung budaya KBRI Kairo, Rabu (17/4/2019).

Ia memberikan apresiasi kepada segenap jajaran yang bertanggung jawab dalam penyelenggaran pemilu 2019 di Mesir sehingga bisa berlangsung damai dan tertib. Menurutnya, dinamika dalam pemilu itu hal yang wajar tapi masih bisa ditoleransi tanpa gejolak yang berarti. Oleh karena itu, Helmy menghimbau semua pihak di Mesir untuk tetap bersabar menunggu hasil resmi dari KPU RI, walaupun saat ini sudah banyak beredar quick count atau perhitungan cepat.

"Ini artinya bahwa bangsa Indonesia sudah matang berdemokrasi, mudah mudahan kematangan berdemokrasi ini ditunjukkan penerimaan terhadap hasil pemilu, demikian juga dapat ditunjukkan dengan cara-cara kita menyelesaikan permasalahan atau sengketa hasil pemilu. sehinga kita perlu menghidadari hal-hal yang tidak diinginkan yang bisa memicu rasa permusuhan konflik sesama anak bangsa. Apapun pilihan kita baik parpol maupun Presiden, akhirnya kita semua ini bersaudura dalam naungan bendera merah putih sebagai Warga Negara Indonesia," paparnya.

Helmy menambahkan selain proses pemilu yang kondusif, antusias pemilih yang menyalurkan hak konstitusioalnya di Mesir patut diapresiasi. Meski awalnya sedikit terkendala terkait WNI yang tidak berdokumentasi, namun bersama PPLN dan Panwaslu serta kedua kubu paslon di Mesir, ditemukan jalan keluar yang bisa mengupayakan WNI tidak berdokumentasi itu tetap bisa memilih.

"Saya merasa bangga bahwa partisipasi pemilih di Mesir ini lebih dari 84 persen. Ini sebuah prestasi. Kami bersama PPLN, Panwaslu dan pihak-pihak terkait mengupayakan yaitu utamanya bagaiamana pelaksanaan hak konstitusional WNI bisa tersalurkan, yang lain itu prosedural, dan setiap WNI harus diupayakan sekeras mungkin untuk bisa menyalurkan hak pilihnya meskipun status ilegal. Akhirnya PPLN mendapat arahan dari KPU mereka tetap bisa memilih dengan mekanisme pendataan terlebih dahulu tentunya," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00