• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu 2019

Tidak Ada Pelanggaran Berat dalam Pelaksanaan Pemilu 2019 di Kota Madiun

18 April
13:58 2019
0 Votes (0)

KBRN, Madiun : Secara umum pelaksanaan pemilu  2019 di Kota Madiun relatif  aman dan lancar  berkat dukungan semua pihak. 

Hingga sehari setelah pemungutan suara, Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Madiun juga belum menerima laporan tentang pelanggaran dalam pelaksanaan pemungutan maupun penghitungan suara.  

Hanya saja dalam penghitungan dan rekapitulasi suara memakan waktu cukup lama hingga ada yang sampai dini hari  karena banyaknya kartu suara yang harus dihitung.

Lamanya rekapitulasi ini selain banyaknya kartu suara, menurut Koordinator divisi organisasi dan SDM Bawaslu Kota Madiun, Mohda Alfian,  karena sebagian besar Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) baru,  sehingga kurang  terampil.

“Pertama karena relatif petugas itu khan baru, khususnya petugas di KPPS itu. Jadi pada proses perekapan itu masih kurang , istilahnya ya terampillah. Satsetnya  itu kurang”, kata Mohda.

Akibat proses yang lama dan kurang trampilnya KPPS ini, sampai  tanggal 18 April 2019 sore hari ada KPPS di sejumlah TPS yang belum menyerahkan Salinan Formulir C dan C1 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun.  Temuan lain dalam rekapitulasi suara kemarin, kata Mohda adalah adanya saksi yang membantu menulis salinan C dan C1.

“Ada satu lagi kemarin yang saya.... dalam pengamatan itu adalah dalam pembuatan salinan itu disinyalir ada saksi itu ikut membantu menulis  yang sebenarnya bukan tupoksinya dia,  khan ?”, katanya.

Sejauh ini, kata Mohda, pelaksanaan Pemilu 2019 di Kota Madiun tidak terjadi pelanggaran berat yang menyebabkan dilakukannya pemungutan ulang. Yang ada  hanyalah  pelanggaran kecil seperti tidak semua parpol peserta pemilu menghadirkan saksi di TPS dan tidak adanya pendamping bagi pemilih disabilitas.

  • Tentang Penulis

    Moch. Haryono

    Ada Kepiting di Rumah Kaca ......... Ada Berita Penting, Silakan Dibaca

  • Tentang Editor

    Heri Firmansyah

    Redaktur RRI-Online

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00