• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Polda Bali Dalami Dugaan Korupsi Ketua DPRD Klungkung

17 April
13:33 2019
1 Votes (5)

KBRN, Denpasar : Polda Bali terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dan bantuan sosial (Bansos) oleh Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru. 

Penyidik kini tengah menggali keterangan dari kurang lebih 30 saksi. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Dikrektur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Bali Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho kepada wartawan, di Mapolda Bali, Rabu (17/4/2019). 

Polda Bali dikatakan terus mengembangkan laporan warga Klungkung, I Wayan Muka Udiana. Dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan Ketua DPRD Klungkung itu sudah pihaknya klarifikasi. Bahkan sudah dilakukan pemeriksaan sejumlah tempat yang dilaporkan oleh pelapor. 

“Ya sebanyak 30 orang saksi. Tenang, masih berjalan,” katanya. 

Hasil pengembangan terhadap laporan warga asal Banjar Sebunibus, Desa Sakti, Nusa Penida, Klungkung itu terdapat beberapa warga mengembalikan dana bansos yang telah disalurkan. Dana yang sudah dikembalikan itu kata Kombes Yuliar juga akan didalami. 

“Ya kami sudah turun ke lapangan, sudah periksa sejumlah saksi. Mengapa dikembalikan? Apakah murni tak bisa dilaksakan? Dari situ baru akan ditarik kesimpulan apakah di situ ada indikasi tindak pidana korupsi atau tidak,” tegasnya.

Sembari mendalami keterangan saksi, pihaknya juga tengah mengumpulkan dokumen proses hibah yang diterima kelompok masyarakat. Jika ditemukan indikasi tindak pidana korupsi tentu akan diproses sesuai hukum. 

“Kini kita konsentrasi pemilu, sabar dulu ya. Yang pasti akan terus berproses dan mendalaminya. Jika sudah rampung kami akan kabari,” tandas Kombes Yuliar.

Disinggung laporan yang sedang didalami itu juga diadukan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bareskrim Mabes Polri, Jaksa Agung, BPK RI, Kemendagri, Ombusmen RI, dan Menkopolhukam, Kombes Yuliar tak mempermasalahkannya. Menurutnya langkah itu hak semua warga negara. 

“Itu tak menjadi soal. Itu adalah hak yang bersangkutan. Yang pasti kami terus dalami,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, laporan dugaan tindak pidana korupsi dalam penyaluran bansos di Kabupaten Klungkung oleh Ketua DPRD Klungkung, I Wayan Baru dilaporkan I Wayan Muka Udiana ke SPKT Polda Bali, Selasa (5/3/2019) dengan nomor Dumas/96/III/2019/SPKT Pukul 14.30 WITA. Dalam laporan berupa aduan itu, Wayan Muka menyebut dugaan penyalahgunaan dana bansos untuk pembangunan atau perbaikan Pura di beberapa tempat di Nusa Penida.

Dalam perjalanannya, Udiana mengadukan Wayan Baru ke KPK dan sejumlah lebaga lainnya, seperti Bareskrim Mabes Polri, Jaksa Agung, BPK RI, Kemendagri, Ombusmen RI, dan Menkopolhukam, Selasa (9/4/2019). Laporan ke sejumlah lembaga negara itu, Wayan muka membawa sejumlah bukti penyalahgunaan dana bansos pembangunan sejumlah Pura di Klungkung.

Wayan Muka Udiana ketika dikonfirmasi wartawan berharap penegak hukum segera merampungkan dan memanggil oknum Ketua Dewan Klungkung dan diperiksa. 

“Dugaan korupsi ini saya akan bongkar. Saya ke Jakarta untuk mencari keadilan. Saya tak ingin masyarakat dibohongi. Bukti-bukti saya sudah serahkan kepada semua lembaga yang saya datangi,” tutur Wayan Muka. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00