• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu 2019

KPU Bali Periksa Kesiapan Akhir TPS

16 April
17:12 2019
1 Votes (5)

KBRN, Denpasar : Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama unsur Pemerintah Provinsi Bali, Kepolisian, dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan pemeriksaan kesiapan tempat pemungutan suara (TPS).

TPS yang diperiksa meliputi TPS 51 di Banjar Celagi Gendong Denpasar, TPS 1 dan 2 di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, TPS 5 Banjar Mengwi, Desa Sibang Gede, TPS 15 di Banjar Tengah Kelurahan Lukluk, dan TPS 6 Banjar Ubud Tengah, Gianyar.

Hadir dalam pemeriksaan kesiapan akhir TPS meliputi Ketua KPU Bali I Dewa Gede Agung Lidartawan, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra, Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Benny Susianto, dan Karo Ops Polda Bali Komisaris Besar Polisi I Nyoman Sumanajaya.

Ketua KPU Bali, I Dewa Gede Agung Lidartawan kepada wartawan mengatakan, pengecekan itu untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) 2019 hingga ke tingkat TPS.

"Jadi yang jelas saya ingin menunjukkan kepada seluruh pimpinan daerah, supaya beliau menyaksikan sendiri, jangan saya laporan terus, bahwa kita sampai di TPS sudah siap untuk menyelenggarakan pemilu," ungkapnya di Denpasar, Selasa (16/4/2019).

Lidartawan pun menyinggung soal kesiapan logistik pemilu 2019. Menurutnya logistik telah terdistribusi ke sebagian besar desa di Bali. Hanya saja hingga H-1 pemilu, KPU memantau terjadi keterlambatan untuk pendistribusian di Kabupaten Buleleng. Alasannya jumlah TPS dan desa di "bumi panji sakti" yang sangat banyak.

"Dan saya pastikan malam ini mereka sudah sampai di desa," tegasnya.

Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra pada kesempatan yang sama menyampaikan pemerintah juga ingin memastikan kesiapan KPU dalam penyelenggaraan pemilu. Pemerintah Provinsi Bali disebut memiliki kewajiban untuk melindungi hak pilih masyarakat.

"Dari pemerintah provinsi, disamping sudah menerima laporan-laporan dari KPU, tentu kami ingin bersama-sama melihat tingkat kesiapan di lapangan. Pemerintah daerah kepentingannya adalah bagaimana memastikan pesta demokrasi besok berjalan dengan baik, berjalan dengan lancar, semua warga yang memiliki hak pilih terfasilitasi dengan baik, tidak ada yang tertinggal," paparnya.

Ditanya langkah koordinasi dengan instansi terkait, khususnya menyikapi TPS rawan, mantan kepala badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Bali ini percaya TNI-Polri sudah memiliki langkah antisipatif. Cegah dini pun pastinya telah dilakukan, guna mengantisipasi potensi kerawanan sepanjang proses pemilu serentak 2019.

"Sehingga mereka sudah melakukan antisipasi yang baik. Dari sisi kerawanan bencana, makanya BPBD juga ikut, potensi yang ada kalau segi bencana meteorologi atau berkaitan dengan cuaca, sepertinya besok baik-baik saja cuacanya. Sehingga kemungkinan kecil akan terjadi gangguan yang diakibatkan oleh fenomena cuaca," ujarnya.

"Gunung Agung kita berharap besok baik-baik saja, iya kan," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00