• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu 2019

Peneliti Sayangkan Putusan MK Soal Quickcount

16 April
14:25 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta: Peneliti menyayangkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang penyiaran informasi mengenai hasil quickcount Pemilu 2019 sebelum selesai waktu pemilihan di Indonesia Barat.

Kemunduran demokrasi menjadi pandangan tersendiri mengenai situasi yang akan dihadapi bagi para peneliti dan penyurvei.    

"Sebenarnya saya pikir ini kemunduran bagi demokrasi ya karena pertama quickcount ini bisa dipublikasi setelah TPS ditutup itukan sudah sempat dikabulkan MK ya bahkan dua kali itu ya kita menang untuk MK mengizinkan untuk mempublikasikan," ucap Peneliti Senior Lingkaran Survey Indonesia (LSI), Ikrama Masloman dalam Dialog Pro 3 RRI, Selasa 16/4/2019).

Baginya, hasil quickcount yang dimunculkan tidak memengaruhi proses perhitungan suara nantinya. Justri hak masyarakat untuk mengetahui lebih cepat jadi terhambat.

"Pertama kan dalilnya adalah kan kita tidak memengaruhi ya proses perhitungan suara karena begitu hasil yang kita publikasikan itu itu kan sudah selesai, penutupan TPS. Namun hak publik untuk mengetahui lebih cepat kan terhambat gitu ya," katanya.

"Bahkan, maaf, ini ya kayak ada dukun-dukun gitu ya mereka aja bisa, masa kita yang ilmiah ga bisa," tandasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00