• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu 2019

Pemilu Di Hong Kong Ricuh, Ini Penjelasan Panwaslu

15 April
21:12 2019
1 Votes (2)

KRBN, Hong Kong: Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) dan Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Hong Kong menegaskan isu melarang calon pemilih di Hong Kong masuk untuk mencoblos tidak benar.

Ketua Panwaslu Hong Kong - Macau, Fajar Kurniawan menyampaikan penjelasannya melalui keterangan resmi yang diterima RRI, Senin (15/4/2019).

"Bahwa informasi terkait PPLN dan Panwaslu LN Hong Kong melarang calon pemilih masuk untuk mencoblos adalah TIDAK BENAR," tegasnya.

Ia mengatakan bahwa pelaksanaan pemungutan suara di luar negeri,sesuai peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2019 berlangsung 10 jam. Pemilu Luar Negeri 2019 di Hong Kong dan Makau diputuskan berlangsung pukul 09.00- 19.00 waktu setempat.

"Menyikapi masih adanya para pemilih di luar gedung, sebelum menutup antrean pada pukul 19.00, PPLN Hong Kong dan Panwaslu LN Hong Kong bersama Kepolislan Hong Kong serta Tim Pengamanan Polri, serta Tim Monitoring Komisi Pemllihan Umum (KPU) disaksikan oleh Ketua Badan Pengawas Pemllu (Bawaslu) RI pada pukul1 8.30 menyisir sekaligus memastikan bahwa tidak ada lagicalon pemilih yang tertlnggal," jelasnya.

Lalu ia menjelaskan kembali kronologis kejadian yakni sekitar pukul 19.15 seluruh calon pemilih sudah berada di gedung. Maka Ketua PPLN Hong Kong, Panwaslu LN Hong Kong, dan Tim Pengamanan Polri, serta Tim Monitoring Komisi Pemilihan Umum (KPU), didukung oleh Kepolisian Hong Kong disaksikan oleh Ketua Bawaslu menutup pintu masuk gedung yang dijaga oleh aparat pengamanan gedung.

"Selanjutnya, seluruh calon pemilih, yang sudah mengantre di dalam gedung, melaksanakan hak pilihnya hingga proses pemungutan suara selesai sekitar pukul 19.40 di TPSLN 01-16," tambahnya.

Setelah proses Pemungutan Suara di seluruh TPS selesai sekitar pukul 20.30 sekelompok massa berjumlah sekitar 20-an orang memaksa masuk ke TPS 10 untuk melakukan pencoblosan. Sebagian orang dari sekelompok massa tersebut telah terlihat di dalam dan sekitar gedung sejak pagi hari.

"Merujuk pada Peraturan KPU tersebut di atas, PPLN dan Panwaslu LN Hong Kong sepakat untuk tidak mempersilakan sekelompok massa tersebut untuk mencoblos," serunya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00