• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

KPK Perpanjang Masa Penahanan Tersangka Kasus Suap Distribusi Pukpuk

15 April
17:15 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perpanjang masa penahanan 3 orang tersangka dalam kasus suap bidang Pelayaran antara PT. Pupuk Indonesia Logistik (PILOG) dengan PT. HTK (Humpuss Transportasi Kimia) dan penerimaan lain yang terkait jabatan, selama 40 hari kedepan.

"Hari ini dilakukan perpanjangan penahanan 40 hari dimulai tanggal 17 april 2019 s/d 26 mei 2019 untuk 3 tersangka TPK Suap Bidang Pelayaran antara PT. Pupuk Indonesia Logistik (PILOG) dengan PT. HTK (Humpuss Transportasi Kimia) dan penerimaan lain yang terkait jabatan," kata Juru Bicara KPK Febri Senin (15/4/2019).

Ketiga orang tersebut adalah
1. Bowo Sidik Pangarso (Anggota DPR 2014-2019)
2. Indung (swasta)

3. Asty Winasti (Marketing Manager PT. HTK)

Dalam kasus ini KPK telah menetapkan 3 orang sebagai tersangka. Ke 3 orang tersebut adalah Bowo Sidik Pangarso selaku Anggota DPR 2014-2019 dan lndung selaku pihak swasta yang diduga sebagai tersangka penerima suap, serta Asty Winasti selaku Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia yang diduga sebagai tersangka pemberi suap.

Bowo Sidik merupakan anggota DPR RI Fraksi Golkar yang pada tahun ini mendaftar kembali pada pemilu legislatif 2019 mendatang dari dapil 2 Jawa Tengah (Kudus, Demak, dan Jepara).

Dalam kasus ini KPK mengamankan barang bukti berupa uang senilai Rp8 M yang terdiri dari pecahan uang Rp20.000 dan Rp50.000. Uang tersebut dimasukan kedalam 400.000 amplop yang tersegel dan dimasukan kedalam 84 dus.

Uang senilai Rp8 Milliar Ini lah yang diduga KPK akan menjadi uang serangan fajar untuk Bowo Sidik mencalonkan kembali pada Pemilu Legislatif 2019 mendatang.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00