• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu 2019

Gudang Surat Suara Pemilu Indonesia 2019 Di Mesir "Disakralkan"

15 April
05:59 2019
0 Votes (0)

KBRN, Mesir : Usai pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Legislatif di Mesir, mulai dari tahapan pos, Kotak Suara Keliling (KSK) hingga pencoblosan di TPS, Sabtu lalu (13/4/2019), gudang penyimpanan surat suara yang terletak di lantai lima gedung KBRI Kairo itu, dijaga ketat dan diawasi beberapa CCTV.

PPLN setempat menurunkan dua petugas yang menjaga gudang tersebut ditambah lagi seorang petugas dari Panwaslu yang bertugas terjadwal selama 24 jam.

"Di tempat penyimpanan surat suara memang butuh pengamanan yang ekstra, setiap hari ada dua orang petugas dari PPLN, dari kita ada satu orang. Bagi saksi dari dua kubu paslon Presiden yang mungkin juga ingin ikut menjaga, kami persilahkan," jelas Ketua Panwaslu Luar Negeri (Panwas LN) Kairo, Muhammad Nura, Minggu (14/4/2019).

Selain penjagaan secara fisik, CCTV yang memang telah terpasang di area perkantoran KBRI terus melakukan pemantaun oleh petugas terutama untuk area di sekitar dan di dalam komplek perkantoran. Selain itu, di dalam gudang sendiri dan akses menuju gudang juga diawasi sejumlah CCTV aktif.

"Kita bahkan berencana menambah CCTV lagi khusus untuk mengawasi di area luar KBRI" ujarnya.

Sementara itu, Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia Untuk Republik Arab Mesir, Helmy Fauzy mengatakan, ia bersyukur pemilu Indonesia tahun ini di Mesir berjalan tertib dan kondusif.

"Kami membentuk tim keamanan sendiri, dibawah atase pertahanan, yang dikhusukan sebelum,selama dan pasca pemilihan. Alhamdulillah pemilu di Mesir aman dan tertib. Kita juga mendapat bantuan keamanan dari pihak otoritas Mesir," tukas Dubes Helmy.

Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Anggota DPRD Dapil II DKI Jakarta di lembah sungai Nil itu, lebih dulu dilaksanakan dari pelaksaan di dalam negeri. Ribuan WNI mendatangi TPS yang terpusat di KBRI Kairo untuk mencoblos. Animo pemilih sangat tinggi, bahkan waktu pencoblosan sempat ditambah satu jam sehingga berakhir pada pukul 7 malam waktu setempat.


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00