• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu 2019

Pemungutan Suara di TPS KBRI Islamabad Berjalan Lancar, Aman, Seru dan Menyenangkan

15 April
00:00 2019
1 Votes (4)

KBRN, Jakarta : Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Islamabad melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019 di Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) yang terletak di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Islamabad pada hari Sabtu, (13/04/2019).

Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN), Muladi Mugheni menyatakan Pemilu 2019 ingin memberikan suasana riang, nyaman, dan kekeluargaan bersama WNI yang akan menggunakan hak pilihnya.

“Oleh karena itu, kami juga berinisiatif mengadakan bazar kuliner nusantara, perlombaan untuk anak-anak, dan panggung gembira yang banyak sekali penampilan yang disajikan” ujar Muladi.

Sementara itu, Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) Islamabad, Amirah Dzatul Himmah menyampaikan bahwa acara tersebut berjalan dengan aman, lancar dan meriah.

“Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar dan baik. Dan terima kasih kepada seluruh tim yang ikut bekerja sama, baik anggota KPPSLN ataupun Tim Pendukung Sukses Pemilu (TPSP) dalam mensukseskan acara ini,” katanya usai acara, 

Pemilu 2019 di Islamabad tersebut mengambil tema bernuansa Vintage. Hal tersebut dikarenakan mayoritas pemilih adalah generasi milenial yaitu para mahasiswa. 
“Pada asalnya kami mempunyai dua opsi; Nusantara dan Vintage, karena tema Nusantara sudah banyak dipakai di berbagai tempat, maka kami ingin nuansa yang berbeda namun tetap dengan substansi nusantara kita,” tambah Amirah.

Untuk diketahui total DPT yang menggunakan hak pilih di TPSLN Islamabad sebanyak 246 atau 93,5% dari 263. Sementara pemilih melalui pos sebanyak 106 dan 70% kembali ke PPLN.

Selain itu, Pemilu 2019 di Islamabad juga dimeriahkan dengan Pesta Demokrasi Panggung Gembira Pemilu 2019, dan Bazar Nusantara. Dengan begitu bisa mengobati rasa rindu Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Pakistan terhadap Indonesia, sebagaimana yang disampaikan oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Pakistan, Iwan Suyudhie Amri.

“Pada hari ini WNI yang hadir dapat menggunakan hak politiknya dengan tenang dan damai. Yang rindu dengan masakan Indonesia bisa berkeliling melihat bazar dengan aneka ragam makanan khas Indonesia, juga nanti di Panggung Gembira kita akan disuguhkan dengan penampilan-penampilan seni budaya Indonesia oleh adik-adik mahasiswa dari International Islamic University of Islamabad, juga dari putra putri Staf KBRI," katanya saat memberikan sambutan di Panggung Gembira.

Perlu diketahui, beberapa menu makanan dan minuman yang dijual di Bazar Nusantara di antaranya Bakso, Es Pisang Ijo, Mie Goreng, Cendol, Onde-onde, mie ayam, ayam kremes, empek empek, tahu isi, bakso, dan lain-lain. Sedangkan penampilan yang disuguhkan di Panggung Gembira Pemilu 2019 yaitu Tapak Suci, Angklung, Paduan Suara, Band, dan Tari Senam Tubelo dan Sun Sayang.

Masih di area bazar, juga disiapkan posko kesehatan yang menyediakan jasa pijat refleksi dan bekam bagi para pengunjung. "Terhitung sudah puluhan pengunjung yang datang di posko kesehatan ini untuk direfleksi dan bekam," tutur Adi, penanggung jawab Bazar.

KBRI Islamabad juga membuka Warung Konsuler untuk memberikan pelayanan dokumen kekonsuleran kepada para WNI yang hadir sekaligus memberikan hadiah kepada mereka yang bisa menjawab beberapa kuis terkait kekonsuleran.

Selain Mahasiswa, Pemilu juga dihadiri oleh berbagai WNI yang ada di Pakistan, termasuk juga para pengusaha UKM Indonesia yang akan ikut pameran dagang di Islamabad. Sebanyak ratusan WNI yang berada di Pakistan turut hadir dalam Pemilu tersebut, baik yang di Islamabad, Rawalpindi, Lahore, dan berbagai daerah lainnya.

"Seru deh pokoknya, suasananya menyenangkan, tertib, lancar, aman, semua enjoy dari orang tua sampai anak-anak, kita bisa nyoblos sekalian makan di stan bazar sambil melihat pertunjukan musik," kesan Ibu Nur, salah seorang WNI sambil pulang dengan senyum riangnya. (Rilis)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00