• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Wali Kota Baubau Bagikan 3.300 Sertifikat PTSL

13 April
21:35 2019
0 Votes (0)

KBRN, Baubau : Wali Kota Baubau,  AS Tamrin meminta warganya yang sudah memperoleh sertifikat melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) agar dijaga dengan baik.

Hal itu disampaikan AS Tamrin saat menyerahkan secara simbolis Sertifikat PTSL kepada warganya di Kantor Kelurahan Kadolokatapi, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Sabtu (13/4/2019). 

Kata AS Tamrin, sertifikat yang sudah diberikan tersebut memiliki peran sebagai jaminan kepastian hukum yang terkuat atas gugatan dari siapapun.

"Kepastian hukum itu bapak ibu adalah kepastian subjek, kepastian objek, dan kepastian status atas kepemilikan tanah," ujarnya. 

Namun demikian lanjut AS Tamrin, bukan berarti dengan kepemilikan sertikat tersebut, tanggung jawab untuk mengurus tanah tidak dilakukan. Karena jika tanah tersebut diabaikan bertahun-tahun atau tidak dimanfaatkan maka bisa berpotensi diserobot oleh pihak lain.

"Jadi antara penguasaan fisik dan legalitas yurudis atas tanah itu harus seiring sejalan," ucapnya. 

Tak lupa dalam kesempatan tersebut AS Tamrin juga mengapresiasi kinerja Badan Pertanahan Nasional(BPN) Kota Baubau yang telah memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat di bidang pertanahan.

Sementara itu, Kepala BPN Baubau, Achmad Ramli mengungkapkan adapun sertifikat yang dibagikan kepada warga di kelurahan Kadolokatapi sebanyak 350 sertifikat. 

Dikatakannya,  sedangkan total keseluruhan sertifikat program PTSL 2018 di Baubau yang dibagikan sebanyak 3.300 sertifikat. 

"3.300 itu terdiri sertifikat non sektoral sebanyak 2500, tanah pertanian sebanyak 400 sertifikat, nelayan 100 sertifikat, dan UMKM sebanyak 200 sertifikat," ungkapnya. 

Diakui Achmad Ramli, penyerahan sertfikat PTSL tersebut memang mengalami keterlambatan, namun bukan karena belum tuntasnya penerbitan sertifikat. 

"Tetapi ini karena rencana awal penyerahan sertifikat ini dilakukan oleh Presiden Joko Wododo di Kota Baubau. Namun kedatangan Beliu harus tertunda karena sejumlah pertimbangan," ucapnya. 

Dikatakannya, pada 2019 BPN Kota Baubau diberi target sertifikat melalui program PTSL sebanyak 6.000 bidang tanah.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00