• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Boni Hargens: Pidato Kebangsaan AHY untuk Kepentingan Bangsa dan Terobosan Partai Demokrat

13 April
21:03 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Pengamat politik yang juga sebagai Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), Boni Hargens, menanggapi adanya langkah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menjadi Juru Kampanye (Jurkam) pasangan calon 01 Jokowi-Ma'ruf, yang secara tak langsung dilakukan AHY saat melakukan pidato kebangsaan di Surabaya hari ini.

Menurut Boni, pidato kebangsaan AHY tersebut merupakan terobosan besar yang tidak hanya menguntungkan partai Demokrat, tetapi  juga untuk kepentingan bangsa. Lebih lanjut Boni mengatakan adanya pidato berjudul “Indonesia untuk Semua”, AHY tampil cerdas dan kritis mengkritisi praktek kampanye pilpres 2019 yang didominasi politik identitas.

Ia mengatakan, narasi yang memecahbelah persatuan karena penonjolan identitas agama secara berlebihan oleh kelompok politik tertentu dapat menjadi ancaman bagi masa depan Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika.

"Dalam pidato hari ini, saya melihat dengan jelas dua hal pada diri AHY. Pertama, AHY adalah masa depan Demokrat . SBY telah sukses melakukan regenerasi politik meski itu adalah keluarganya sendiri. AHY mampu menampilkan dirinya sebagai anak muda yang cerdas dan visioner," kata Boni saat ditemui awak media, Sabtu (13/4/2019).

Lebih lanjut Boni juga mengatakan, bahwa narasi “Indonesia untuk Semua” atau “jangan lelah mencintai Indonesia” yang muncul dalam pidato AHY adalah narasi politik yang dibangun Jokowi sejak 2014. Ia juga menyatakan, adanya pernyataan AHY, yang disampaikan saat berpidato di Surabaya, menjadi bentuk dukungan terhadap Jokowi-Ma'ruf.

"Saya menilai pidato AHY hari ini di Surabaya adalah bentuk dukungan langsung dan konkrit dari AHY dan partai Demokrat terhadap Jokowi-Maruf, AHY dalam seluruh narasi pidatonya telah mejadi juru kampanye Jokowi-Maruf yang hari ini melakukan kampanye akbar di Gelora Bung Karno di Jakarta," paparnya lagi.

Adanya pengamatan dari Boni Hargens sebagai Pengamat Politik, berlandaskan pada kritik Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang sebelumnya telah mengkritik terhadap pelaksanaan kampanye akber yang dilakukan Prabowo-Sandi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUBK). 

Dengan mencuatnya kritikan dari SBY tersebut, Pengamat Politik Boni Hargens juga menilai bahwa Partai Demokrat (PD) dapat mengalami kebangkitan kembali, jika memegang teguh konsistensi prinsip politik PD yang nasionalis.

"Jika Demokrat tetap menjaga konsistensi prinsip politiknya yang nasionalis, saya yakin partai ini suatu waktu ke depan akan mengalami kebangkitan kembali atau re-awakening," tutup Boni Hargens, Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia.

 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00