• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Temukan Alat Pendeteksi Parkir Terlarang Siswa Takengon Diundang Presentasi ke Jakarta

13 April
12:02 2019
2 Votes (3)

KBRN, Takengon : Siswa SMA Negeri 1 Takengon cipta alat pendeteksi parkir cerdas. Nama alat itu Smart Parking Area Sistem (Spam). Alat ini diprakarsa Win Putra Sandi Agung, 16 tahun, warga Kala pasir. 

Pada 22-25 April ini, Ia juga akan mewakili Aceh di ajang nasional dalam peningkatan kapasitas pelajar peduli keselamatan 2019 yang di gagas Kemenhub RI. Spam akan dipresentasikan dihadapan juri.

Win Putra cuma butuh waktu dua bulan untuk merakit Spam. Di mulai dari perencanaan. Dalam rumusannya, Ia dibimbing Hellyda Fitri dan dibantu karibnya.

Alat yang di gagas siswa kelas 11 jurusan IPA itu, hanya disusun dari perangkat sederhana; Arduino Uno R3, Sensor Ultrasonik HCRS04, Modul Suara ISD 1820, Breadboard, Monitor, Kamera dan Speaker.

Spam kata Win Putra, ditempatkan di area larangan parkir dan Traffic Light (Lampu Lalulintas/Merah). Spam akan bekerja saat kendaraan diparkir pada area terlarang. Begitupun juga di Traffic Light.

Dasar ide Spam muncul katanya, melihat masalah kemacetan dan perparkiran sembarangan selama ini.

"Nanti tinggal di gagas pemerintah untuk implementasinya, dan semoga saja ini menang di ajang nasional," kata Anak ke empat dari lima saudara pasangan Drs. Ishak-Rosmiati Siagian itu kepada RRI, Sabtu (13/4).

Kabid prasarana Dishub Aceh Tengah, Lutfia Kamal mengatakan, inovasi Win Putra juga tidak disampaikan ke pemerintah provinsi Aceh untuk membantu kebutuhan perangkat Spam dalam produksi jumlah besar.

"Uji coba di Takengon dulu, kalau sukses, akan diterapkan se-Aceh," katanya.

Teks Foto : Win Putra Sandi Agung (Kiri) dan Kabid Prasarana Dishub Aceh Tengah, Lutfia Kamal memperlihatkan Spam usai dialog interaktif RRI Takengon, Sabtu pagi (13/4).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00