• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Psikolog: Kurangi Ketergantungan Anak pada Gadget

13 April
12:00 2019
1 Votes (5)

KBRN, Manado : Di zaman milenial sekarang ini banyak dari orang tua memberikan gadget pada anak sebagai salah satu solusi bagi mereka agar sang anak tidak rewel, dengan alasan dapat mengalihkan perhatiannya.

Kebiasaan dari orang tua yang sudah tidak disarankan ini berujung dampak negatif bagi sang anak di pertumbuhan usianya. Dampak negatif yang dialami sang anak adalah mereka akan rentan mengalami ketergantungan ketika berhadapan dengan dunia nyata.

Ironisnya, ketika ditelisik lebih jauh pengaruh gadget pada anak juga mengakibatkan anak kurang berkonsentrasi dalam pelajaran, sehingga membuat nilai-nilai pelajaran di sekolah cenderung tidak bagus.

Untuk itu, sudah saatnya para orangtua dapat mencegah dengan cara membatasi durasi penggunaan selama dua jam sehari untuk anak anak atau maksimal tiga jam bagi mereka yang menginjak usia remaja.

Dijelaskan bahwa belakangan ini orangtua kurang memberikan pengertian tentang waktu penggunaan gadget pada anak, orangtua senang dengan kondisi anak yang diam tanpa gerak aktivitas yang berlebihan.

Yang harus dilakukan untuk mencegah dari ancaman teknologi yang dalam hal ini yaitu gadget adalah Pelajari, Pahami, Batasi, Awasi.

Siloam Hospital Manado menggelar acara talk show tentang "Dampak Gadget pada perkembangan anak" di Lobby rumah sakit, pada Jumat (12/4/2019).

Sementara itu, ibu Magdalena Molenar selaku Head Division, saat membuka acara mengimbau kepada pada orangtua agar materi yang akan disampaikan dapat menjadi pengetahuan yang bermanfaat,sehingga tumbuh kembang anak sesuai dengan yang diharapkan tanpa adanya keluhan di kemudian hari.

Ibu Hanna Monareh, M,Psi, Psikolog selaku pembicara menyatakan bahwa dampak gadget pada anak bisa ke arah yang positif, tetapi bisa juga berdampak ke arah yang negatif. Hal ini karena anak jaman now adalah seorang yang multitasking karena cepat beradaptasi dengan lingkungan.

Dampak negatif yang banyak dialami oleh anak adalah speech delay (lambat bicara) dan akan diperparah dengan kondisi autisme.

Dalam sesi tanya jawab, salah seorang pengunjung, Devita Puluan (36), tinggal di daerah Limolas, bertanya kepada pembicara bahwa anaknya harus pegang hape kalau ingin makan, kalau tidak pegang hape dia tidak mau makan.

Di jelaskan oleh ibu Hanna bahwa berdasarkan penelitian sebelum usia anak 2 tahun dilarang terkontaminasi dengan gadget, karena akan menjadi sebuah kebutuhan buat sang anak.

"Maka sang anak akan berperilaku saya tidak akan makan kalau tidak punya Gadget," jelasnya

Ditambahkan bahwa pola asuh orangtua sangat berpengaruh dalam hal ini, artinya jangan ikuti kemauan anak.

"Tidak usah khawatir akan anak yang akan menangis, karena pada saatnya dia lapar maka dia akan meminta makan dengan sendirinya," imbuhnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00