• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

BNN Kota Palangka Raya Ajak Wartawan Perang Dengan Narkoba

11 April
12:00 2019
1 Votes (5)

KBRN, Palangka Raya : Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palangka Raya bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah melakukan Talkshow Diseminasi Informasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Kamis (11/04/2019) di Aula Plut KUMKM Jl.MH.Thamrin Palangka Raya.

Kepala BNN Kota Palangka Raya, M.Soedja mengutarakan kota Palangka Raya saat ini sudah diperingkat ke lima tingkat nasional pemberantasan peredaran narkoba. Sehingga pihaknya ingin memberdayakan para wartawan untuk pencegahan narkoba di Palangka Raya melalui edukasi kewartawananya.

Peredaran narkotika ke Palangka Raya didominasi obat-obatan yang ada kandung suprodon seperti zenit dan sejenisnya itu termasuk kategori narkoba yang tertuang pada uu nomor 35 tahun 2009, sanksinya 4 tahun kurungan.

"Kita berharap jurnalis juga dapat berperan untuk ikut memberantas pengedaran narkoba di kota cantik melalui tulisan edukasi, mengedukasi warga minimal memberi pemahaman dan menyadarkan para pengedar," ujarnya.

Sementara Plt Ketua PWI Kalteng Sadagori Binti (Ririn) menyambut baik acara talkshow ini, tentu sangat positif bagi para jurnalis diberi kesemoatan untuk terlibat ikut memberantas narkoba di Palangka Raya.

Sehingga diharapkan setelah mengikuti acara ini, seluruh peserta talkshow dapat menerapkan apa yang sudah didengar dari pemateri BNN Kota, dengan tujuan bersama sama memberantas narkoba di daerah ini.

"Pwi siap ikut memberantas narkoba, karena narkoba merupakan musuh bersama,"tandasnya.

Salah satu faktor seseorang ikut memakai narkoba adalah faktor lingkungan, penyimoangan perilaku sosial dan perekonomian dll. Dampak memakai barang haram tersebut yakni berdampak terhadap kesehatan bahkan dapat menghilangkan nyawa.

  • Tentang Penulis

    Gordon Tobing

    <p>Reporter RRI Palangkaraya</p><p></p>

  • Tentang Editor

    RustamDE

    Rustam Desk Editor Wilayah Kalimantan

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00