• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum

Pelanggar Syariat Islam di Aceh Singkil Dihukum Cambuk

9 April
14:47 2019
0 Votes (0)

KBRN, Singkil : Sepasang kekasih berstatus lajang dan seorang wanita yang sudah bersuami dieksekusi cambuk di muka umum. Pasangan ini terbuktu telah melakukan Jarimah zina di Kabupaten Aceh Singkil. 

Pelaksanaan eksekusi atau hukuman cambuk tersebut yang di lakukan terhadap terhukum Boy Prima Munthe Bin Mangalandong dan Dwi Indri Yani Binti Anuwardi oleh algojo Satpol PP, Linmas dan WH Kabupaten Aceh Singkil Selasa (9/4/2019) karena terbukti melanggar Pasal 33 ayat (1) Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang hukum linayat. 

Lili Suparli, SH. MH selaku Kasie Pidum Kejaksaan Negeri Singkil yang di dampingi Ahmad Yani Kabid Satpol PP, Linmas dan WH Aceh Singkil ketika di konfirmasi sejumlah wartawan mengatakan. 

Kegiatan yang dijalani terhukum tersebut adalah merupakan tindak lanjut dari pelanggaran Syariat Islam pada tahun 2018 lalu. Kemudian Untuk pelaksanaan eksekusi kali ini di lakukan di Kecamatan Simpang Kanan kata dia atas permintaan masyarakat dengan harapan agar bisa di saksikan oleh masyarakat Simpang Kanan pada umumnya dan dapat menjadi pembelajaran di belakang hari. Karena terhukum perempuan berasal warga Kecamatan Simpang Kanan.

"Kita laksanakan eksekusi di sini atas permintaan masyarakat, karena terhukum merupakan warga Kecamatan Singkil Kanan," ungkap Lili.

Tambah Lili,  hukuman cambuk terhadap terhukum Boy  dan Dwi ini berdasarkan Surat Kejaksaan Negeri Kabupaten Aceh Singkil nomor 272/N.1.25/Euh 3/04/2019 tentang hukuman (eksekusi) cambuk di muka umum.

Serta untuk menindaklanjuti surat Mahkamah Syar'lyah Singkil Nomor: 03/IN/2019/MS-Sk tangzal 21 Maret 2019, yang menyatakan terhukum telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana sengaja melakukan Jarimah zina sebagaimana diatur nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat dan dihukum dengan Uqubat Hudud masing masing sebanyak 100 (seratus) kali cambuk didepan umum. 

" Terhukum masing - masing terhukum menjalani 100 kali cambuk," tegasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00