• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Lingkungan Hidup

Idap Tumor di Rahang, Harimau Sumatera Inung Rio Ditangani Tim Medis

30 March
11:07 2019
1 Votes (5)

KBRN, Pekanbaru : Tim medis Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau dan Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PRHSD) Sumatera Barat telah lakukan rekam medik terhadap Inung Rio, harimau sumatera yang terkena jerat pemburu di hutan Pelalawan.

Rekam medik dilakukan di tubuh satwa berbobot 90 kg tersebut, diantaranya msliputi pengukuran tubuh, pemeriksaan kesehatan secara keseluruhan, koleksi sampel, pemeriksaan USG dan pengobatan kaki kiri depan yang terkena jerat.

"Terdapat 3 luka laserasi bagian medial kaki kiri merupakan bagian terparah dengan infeksi stadium 3 yang telah terbentuk jaringan nekrotik (jaringan membusuk) dengan diameter luka 4 cm kedalaman 3 cm, dari dokumentasi hasil video foto hal ini terlihat jelas," kata Kepala BBKSDA Riau, Suharyono, Sabtu (30/3/2019).

Dikatakan Suharyono, terdapat biopsi jaringan (hyperplasia mukosa) tumor pada bagian mulut rahang bawah yang akan diperiksa lebih lanjut ke laboratorium apakah tumor ganas atau tumor jinak. Kemudian pemberian cairan tubuh melalui infus dan pemeriksaan laboratorik sampel darah sebagai penunjang diagnosa penyakit.

Namun secara keseluruhan, kondisi harimau Inung Rio saat ini sudah sadar dari pengaruh bius dan menjalani masa karantina selama 14 hari.

"Diagnosa sementara saat ini adalah infeksi sistemik yang disebabkan oleh luka terbuka di kaki kiri dan infeksi organ hepatika (hati). Kita akan lakukan diagnostik lanjutan untuk memperkuat diagnosa sementara yang didapat hari ini," terangnya.

Seperti diketahui, harimau sumatera jantan terjerat kawat di kawasan hutan Desa Sangar Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau. Kaki depan sebelah kiri terjerat kawat yang ukurannya sebesar pensil. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00