• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Lingkungan Hidup

Antisipasi Longsor Lesepu Meluas, Warga Atambua Lakukan Penghijauan Lahan Kritis

30 March
08:42 2019
0 Votes (0)

KBRN, Atambua : Upaya menangani bencana tanah longsor Lesepu pada alur sungai Talau wilayah Kelurahan Manumutin Kecamatan Atambua Kota Kabupaten Belu, untuk sementara ini hanya bisa dilakukan melalui upaya penghijauan kembali lahan kritis seputaran bantaran sungai.

Penanaman anakan pohon seperti bambu, mahoni maupun jenis tanaman umur panjang yang bisa menahan ancaman banjir dilakukan warga di setiap jumat, hal ini sebagai langkah antisipasi agar dampak longsor tidak sampai terus meluas.

Lurah Manumutin Albertus Nai Mau mengatakan, menginggat penanganan menyeluruh pembangunan beronjong serta talut penahan belum juga dilakukan, hanya bisa kegiatan penghijauan lahan kritis.

"Untuk menangani longsor itu kami dari pihak Kelurahan bekerjasama pihak Kecamatan dan warga kita kita tanam tanaman jangka panjang agar bisa mencegah banjir dibantaran sungai," Kata Albertus, Sabtu (30/3/2019).

Menurutnya, penanganan lokasi terdampak tanah longsor Lesepu di Lingkungan RT 15 Kelurahan Manumutin Kota Atambua yang mana saat ini sudah cukup mengkuatirkan akibat diterjang banjir, nyaris memutus ruas jalan lingkungan, serta mengancam pemukiman warga kurang lebih menetap 45 KK, belum ditambah amblasnya sebagian bidang tanah garapan pertanian, dan kondisi ini sebenarnya sudah terjadi sekian tahun namun dianggap, masih urung penanganan.

"Setiap saat hujan saya selalu turun kesitu pantaun juga ingatkan warga karena semakin meluas longsornya, terus terkikis," jelasnya.

Albert menambahkan penanganan longsor Lesepu hanya bisa dilakukan dengan dukungan alokasi Anggaran mininal APBD II ataupun perbantuan dana APBN, dengan kondisi dana APBD II Belu tidak memungkinkan untuk pembangunan talut penahan beronjong hingga ratusan meter.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00