• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Pengamat Komentari Bocornya Kata Sandi Pengguna Facebook

25 March
21:00 2019
4 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Terungkapnya kegagalan perlindungan data yang dilakukan oleh Facebook, mendapati 600 juta kata sandi yang telah disimpan dalam text biasa yang bisa di akses oleh ribuan karyawan Facebook dari 2,7 milliar pengguna Facebook yang terungkap kata sandinya.

Pengamat Media Sosial dan IT dari ITB Ismail Fahmi menilai memang dampak yang diterima oleh pengguna Facebook tidak terlalu berbahaya namun memang menjadi hal yang memalukan dan suatu kegagalan oleh Facebook.

"Jadi yang terjadi itu setiap bulan, tim Facebook itu melihat keamanan datanya ternyata ditemukan di dalam jaringan komputer mereka ada password itu lewat tanpa enkripsi jadi bisa kelihatan passwordnya dan setelah ditelusuri ternyata password itu kemudian bersama dengan data yang lain tersimpan dalam log file, jadi satu tempat itu tidak tersebar dimana-dimana, itu sebetulnya proses biasa di dalam program mereka yang digunakan untuk mendeteksi kalau seandainya ada kesalahan, bug dan macam-macam," pungkasnya kepada Pro3 RRI, Senin (25/3/2019).

Ismail melanjutkan, umumnya setelah sekian bulan itu dihapus, dan ternyata log itu tidak pernah di hapus sejak 2012 dan di dalam log yang luar biasa besar itu ada file password, dan sebetulnya itu adalah proses biasa mereka dan mereka melihat itu adalah suatu bugs, atau kesalahan program yang tidak disengaja.

"Itu hanya ada di dalam internal mereka, di dalam access log saja, dan data itu tidak keluar itu hanya di dalam server mereka saja," tambahnya.

Menurutnya, hal itu memang menjadi semacam kesalahan dan bisa dinilai dapat mengurangi kepercayaan, namun penjelasan dari Facebook ada sisi positifnya yaitu mereka melakukan hal ini secara pro aktif untuk memeriksa setiap bulan.

"Dan mereka pro aktif untuk melaporkan kepada kita dan mereka bisa memperbaiki ketidakpercayaan ini dengan membuat sebuah standart jadi setiap bulan dan berikutnya ini akan masuk ke  dalam pemeriksaan security mereka secara rutin sehingga tidak akan terjadi lagi," tutupnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00