• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Internet Cepat Tingkatkan Daya Saing Pelajar

25 March
20:28 2019
4 Votes (5)

KBRN, Ende : Menteri Komunikasi dan Informatika (MenKominfo), Rudiantara mengatakan dengan adanya jaringan internet cepat akan mendorong para pelajar di daerah semakin kompetitif  baik ditingkat nasional maupun internasional.

Hal itu disampaikan disampaikan Rudiantara saat melakukan kunjungan kerja untuk meninjau utilisasi akses internet bagi lembaga pendidikan yang disediakan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kemkominfo, Senin (25/03/2019).

Pada saat kunjungan kerja ke Kabupaten Ende, Menkominfo didampingi Wakil Gubernur NTT Josef Nai Soi, Anggota Komisi I DPR RI, Andreas Hugo Pariera dan Bupati Ende.

Ia menjelaskan hingga Maret 2019, akses internet yang dibangun BAKTI telah menjangkau lebih dari 4.100 lokasi di seluruh Indonesia dan masih akan terus bertambah sementara untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terdapat
115 lokasi BTS Sinyal Bakti dan 479 lokasi akses internet (Aksi) yang telah dibangun oleh BAKTI
Kemkominfo.

"Khusus Kabupaten Ende BAKTI Kemkominfo telah membangun sebanyak 36 lokasi akses internet, termasuk di SMA Negeri Detusoko," ujarnya.

Menurut Rudiantara Pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah dilakukan dengan pendekatan ‘Indonesia sentris’ untuk mendorong setiap lapisan masyarakat dari seluruh wilayah di Indonesia dapat terexposure olehpembangunan dan memanfaatkan hasil pembangunan untuk peningkatan produktivitas serta kesejahteraan karna Sumber daya manusia adalah faktor kunci keunggulan suatu bangsa dimana melalui kehadiran internet cepat, kesempatan terhadap akses ilmu pengetahuan akan merata sehingga bibit-bibit unggul dari daerah dapatberkompetisi di tingkat nasional maupun global selain itu saat ini semakin banyak aplikasi dan platform yang menawarkan proses belajar mengajar melalui internet, salah satunya adalah bahaso.

Rudiantara menambahkan BAKTI Kemkominfo memfasilitasi guru dan siswa SMA Negeri Detusoko untuk belajar Bahasa Inggris dengan menggunakan aplikasi bahaso. Dalam kesempatan ini, BAKTI Kemenkominfo bersama dengan PT. Skyreach menyelenggarakan lomba penulisan artikel, dan pembuatan video blogging (Vlog) bertema pemanfaatan internet bagi siswa dan masyarakat sekitar Detusoko.

Media pembelajaran yang berbeda akan mendorong cara belajar yang juga tidak sama dimana pemerosesan informasi menjadi lebih cepat.

"Menyadari bahwa ekosistem digital hanya dapat berkembangan dengan keberadaan internet cepat,pemerintah telah membangun infrastruktur telekomunikasi untuk menghubungkan ratusan ribu sekolah di Indonesia dengan jaringan internet berkecepatan tinggi.Rencana ini akan direalisasikan secara bertahap dan ditargetkan akan selesai di tahun 2024" katanya.

Selain instansi pendidikan, pusat-pusat kesehatan masyarakat, kantor desa, kantor komando pertahanan dan keamanan juga akan dikoneksikan dengan internet cepat dan untuk mewujudkan hal tersebut, terutama untuk pulau-pulau di luar Jawa, pemerintah menggelar backbone serat optik Palapa Ring dan High-Throughput Satellite yang kombinasinyamembentuk tol tangit.

Tol langit adalah analogi kehadiran sinyal yang membuat masyarakat Indonesia bisa lebih mudah memperoleh informasi dan berkomunikasi satu sama lain, baik di perkotaan maupun pelosok, berkat eksistensi infrastruktur telekomunikasi.

Kementrian Kominfo selalu mengimbau agar para guru, siswa, dan masyarakat bijak dalam menggunakaninternet antara lain dengan tidak menyebarluaskan hoax dan memanfaatkan internet untuk menunjang proses belajar mengajar serta hal-hal produktif lainnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00