• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Berita Olahraga

Utut Adianto: Pecatur Indonesia Harus Bermain Lebih kompetitif dan Menjunjung Fair Play

24 March
16:52 2019
1 Votes (5)

KBRN, Bekasi : Meningkatkan kualitas kompetisi kini menjadi fokus Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) dalam rangka percepatan prestasi catur nasional ke depan.

Ketua Umum PB Percasi Grand Master Utut Adianto saat memberikan pengarahan kepada pecatur peserta babak kualifikasi Turnamen seri Enerpac Master 2019 di Sekolah Catur Utut Adianto, SCUA Bekasi, Jawa Barat, (24/3/2019) siang mengakui, dalam kurun waktu belakangan ini kompetisi catur di Indonesia semakin marak namun jumlahnya baru sedikit untuk hitungan ideal dalam pembinaan.

Diakui Utut Adianto, hitungan turnamen yang ideal adalah menggelar event nomor inti dari catur itu sendiri yakni catur klasik, dan kini justru yang marak adalah catur cepat serta catur kilat bahkan juga para peserta mulai melupakan fair play.

"Pembinaan catur klasik atau catur standar tetap menjadi fokus PB. Percasi karena ini nomor bergengsi dibanding nomor lainnya," ungkap Utut Adianto.

Sedangkan yang sangat memprihatinkan saat ini adalah mulai menipisnya etika fair play, bahkan telah merambah ke event-event catur nasional dan PB Percasi akan menegakkan regulasinya.

Untuk meningkatkan kualitas pecatur sendiri, khususnya agar bermain lebih serius dan fokus, PB Percasi terus melakukan terobosan membuat sistem format kompetisi, seperti seri Turnamen Enerpac Masters yang menerapkan sistem kualifikasi dan sistim knock out atau sistim gugur di babak utamanya.

Konsep ini dinilai Utut Adianto sangat ideal untuk menggembleng pecatur Indonesia mengejar impian, pkarena saat ini PB. Percasi juga tengah berupaya keras melahirkan pecatur-pecatur muda bergelar Grand Master.

Sedangkan anggota Dewan Pembina PB. Percasi yang juga pemrakarsa Turnamen, Enerpac Masters Ir Putra Wirya ditempat yang sama mengakui, dengan menggunakan format knock out event ini akan berlangsung kompetitif. 

"Tidak seperti event catur lainnya, para peserta Enerpac Masters harus bermain lebih fokus lagi untuk bisa memenangkan pertandingan yang dilalui jika ingin menjadi juara," kata Eka Putra Wirya.

Mulai hari ini, Minggu (24/03/2029) Turnamen Enerpac Masters 2019 yang akan berlangsung dalam tiga seri memainkan babak kualifikasi untuk mencari empat pecatur terbaik ke babak utama.

Kualifikasi sendiri diikuti 56 pecatur putra dan 22 pecatur putri. Peserta kualifikasi diikuti pecatur top nasional seperti GM Cerdas Barus, MI Dede Liu, dan MI Irwanto Sadikin. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00