• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Bupati Najmul: Gendu Rasa Siu Ate Sopoq Angen 2019 Penguatan dan Ketahanan Budaya

22 March
06:47 2019
0 Votes (0)

KBRN, Lombok Utara : Mengaktualisasikan nilai budaya bangsa dan penguatan ketahanan budaya dalam menghadapi derasnya arus global, Pemda Lombok Utara melalu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menyelenggarakan kegiatan Gendu Rasa Siu Ate Sopoq Angen tahun 2019 yang kali ini bertajuk Ngiring Ita sareng-sareng pada meriri Gumi Paer Daya.

Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar menyatakan Gendu Rasa memiliki arti penting, lantaran dapat menghargai kearifan lokal yang dituangkan dalam usulan berkaitan ikhtiar menjaga kebudayaan.

"Lombok Utara memiliki kearifan dan adat budaya yang kita yakini, nilai-nilainya bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat, maka pemerintah daerah mendukung upaya pelestariannya," tutur bupati melalui siaran persnya, Jumat (22/3/2019).

Salah satu bentuk kesungguhan pemerintah dalam mendukung masyarakat adat yaitu terbentuknya Majelis Krama Desa (MKD) yang baru satu-satunya di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Lanjutnya, MKD ini kuat, apabila dilihat manfaatnya oleh masyarakat.

"Tidak semua masalah yang ada di masyarakat, berakhir ke penegak hukum. Maksimalkan peran MKD, untuk menjaga tatanan yang ada di masyarakat, sebisa mungkin masalah itu diselesaikan secara gundem adat," harap bupati.

Menurut  Koordinator Pelaksana sekaligus Kepala Disbudpar KLU Vidi Eka Kusuma, S.IP. MM.,  Gendu Rasa  kebudayaan adalah keseluruhan yang kompleks terkandung di dalamnya pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum dan adat istiadat, serta aktualisasi nilai budaya bangsa.

Gendu Rasa kali ini juga dihadiri oleh perwakilan Aliansi Masyarakat Adat  Nusantara KLU, pengurus MKD se-KLU dengan penyajian atraksi ritual dan tetarian. Bupati Najmul Akhyar kemudian membuka acara ditandai dengan pemukulan gong didampingi Kepala Disbudpar KLU dengan disaksikan hadirin. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00