• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Proyek Teknologi Seluler bagi Masyarakat di Area Pinggiran Yogyakarta Segera Diwujudkan

21 March
17:25 2019
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Dubes RI untuk Swedia, Bagas Hapsoro, bertemu dengan Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi untuk menyampaikan perkembangan terkait proyek teknologi seluler di area pinggiran Yogyakarta, oleh CEO Supertext, Mr. Martin Jacobson. 

Proyek ini merupakan kelanjutan dari proyek serupa oleh Supertext, bekerja sama dengan Universitas Gajah Mada, untuk menyediakan akses komunikasi melalui teknologi SMS untuk mencegah wabah Malaria di wilayah Papua. 

Saat ini, Supertext berniat untuk memperluas proyek tersebut, bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Yogyakarta, Universitas Gajah Mada, dan Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi, sebagai Ketua Gerakan Pramuka Indonesia. 

Konsep kerja sama antara Pemprov Yogyakarta dan Supertext akan dituangkan dalam mota kesepahaman bersama (MoU) yang menurut rencana akan dilakukan penandatanganan pada 12 April 2019 mendatang. 

“Proyek ini merupakan landasan bagi proyek-proyek lain berbasis teknologi seluler dan kemanfaatannya bagi masyarakat di area pinggiran, menjadikan proyek ini sangat berharga dan patut dijadikan proyek percontohan.”, ditegaskan Dubes Bagas Hapsoro dalam pertemuan tersebut, Kamis (21/3/2019).

Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi juga menyampaikan tanggapan positifnya tentang bagaimana proyek ini dapat memberdayakan masyarakat di daerah pinggiran Yogyakarta dan dapat menjadi percontohan bagi daerah-daerah lain di Indonesia. 

Proyek sebelumnya diimplementasikan di daerah pinggiran Papua, Indonesia. Proyek tersebut mendapatkan tanggapan positif dan terbukti mengurangi korban jiwa yang timbul dari wabah Malaria.

CEO Supertext, Mr. Martin Jacobson telah bertemu dengan Dubes Bagas pada 15 Februari 2019 di KBRI Stockholm untuk melaporkan kelanjutan proyek tersebut. 

Supertext adalah perusahaan telekomunikasi Swedia yang menyediakan jasa layanan pengiriman pesan melalui sistem chat. Layanan tersebut telah banyak digunakan oleh konsumen di negara-negara Skandinavia dan beberapa negara Asia.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00