• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Berita Olahraga

Ahsan/Hendra Dapat Bonus Sekaligus Bersiap Menuju Olimpiade Tokyo

21 March
11:10 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Gelar juara All England 2019 yang diraih Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan mengundang apresiasi dari klub masing-masing, yakni PB Djarum dan PB Jaya Raya, dengan memberikan bonus total Rp450 juta.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan meraih gelar All England 2019 setelah mengalahkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Sho Wooi Yik. Kalah 11-21 pada gim pertama, Ahsan/Hendra berhasil bangkit dan memenangi dua gim setelahnya dengan skor 21-14, 21-12.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, mengatakan pihaknya memang sudah rutin memberikan apresiasi untuk atlet PB Djarum yang berprestasi. Yoppy menilai, karena pasangan Ahsan/Hendra berbeda klub, pihaknya berkolaborasi dengan klub PB Jaya Raya.

"Kami memang sudah memiliki tradisi memberikan bonus untuk atlet PB Djarum yang berprestasi. Semoga bonus ini bisa menambah motivasi untuk Ahsan dan atlet lainnya," kata Yoppy dalam konferensi pers di Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (20/3/2019).

"Atas pertimbangan yang matang akhirnya kami dan PB Jaya Raya sepakat memberikan masing-masing bonus Rp225 juta. Tidak boleh ada yang lebih tinggi sedikit pun, karena nanti tidak enak," ujar Yoppy.

Ketua Harian PB Jaya Raya, Imelda Wigoena, mengaku pihaknya bangga bisa memberikan apresiasi kepada Hendra Setiawan. Menurut Imelda, Hendra merupakan cerminan yang tepat untuk atlet muda di PB Jaya Raya.

"Kami memberikan penghargaan ini merupakan bentuk motivasi kepada Hendra dan juga atlet-atlet lainnya agar mereka bisa berusaha lagi, dan kami akan terus mendukung," ujar Imelda Wigoena.

Bonus ini melengkapi pundi-pundi hadiah yang diraih Ahsan yang memiliki 1 putri dan Hendra memiliki 1 putra 1 putri setelah menjuarai All England 2019. Sebelumnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga juga memberikan bonus masing-masing sebesar Rp240 juta.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00