• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

Butuh Perhatian, Tiga Petinju Berudiensi Dengan Wabup Kubu Raya

21 March
09:22 2019
0 Votes (0)

KBRN, Kubu Raya: Minimnya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya sebelumnya, sebanyak Tiga orang atlet tinju asal Kubu Raya mendatangi kantor Bupati dan beraudiensi dengan Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo terkait prestasi-prestasi yang telah mereka raih, namun tidak mendapatkan perhatian dari Kepala Daerah sebelumnya. Bahkan satu dari tiga atlet itu telah meraih juara tinju tingkat Asia, yakni Ari Agustian (23).

Ari Agustian mengungkapkan, tujuannya menemui Wakil Bupati Kubu Raya agar ke depannya, Pemerintah khususnya Pemkab Kubu Raya lebih memperhatikan atlet-atlet Kubu Raya terutama yang telah meraih berbagai prestasi dan mengharumkan nama daerah. 

"Kami sangat berharap olahraga di Kubu Raya benar-benar diperhatikan oleh pemerintah," ungkap Ari Agustian usai beraudiensi dengan Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo di ruang Wakil Bupati, Kamis (21/03/2019). 

Ari mengatakan, hingga saat ini sudah cukup banyak prestasi yang ia raih, sejak menjadi petinju amatir hingga menjadi petinju profesional. 

"Waktu di amatir, saya menjadi juara nasioanal terus selama empat tahun, sedangkan di profesioanal saya baru tujuh kali bertanding, tujuh kali menang KO dan belum pernah kalah.Dan saya berhasil meraih sabuk WBC (Word Boxing Champion) Asia " ujar Ari yang merupakan warga Desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. 

Ari menjelaskan, sebelum meraih juara WBC pada Juli 2018 di China, ia berangkat berangkat bertanding bersama dua rekannya yang lain tanpa di dampingi oleh siapapun demi mengibarkan bendera merah putih di China. 

"Saat itu saya hanya berpikir, saya harus menang dan harus mengibarkan bendera merah putih di negeri China, saya tidak mau saya dan negara saya dipermalukan," ujarnya. 

Sayangnya, meski telah berhasil meraih sabuk WBC tingkat Asia, setelah iu tidak ada penghargaan dan perhatian yang diberikan kepadanya, baik dari Pemerintah Indonesia, Provinsi Kalbar, hingga perhatian dari Pemkab Kubu Raya. 

"Sejak saya menjadi petinju profesional hingga saat ini saya belum pernah mendapatkan perhatian sama sekali dari pihak manapun. Untuk itu saya sangat berharap kedepannya pemerintah lebih memperhatikan atlet," ujarnya. 

Menurut dia, perhatian pemerintah terhadap atlet tentunya akan memberikan semangat dan motivasi bagi atlet untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi. 

Ia menambahkan, pada tanggal 6 April 2019 mendatang ia akan mewakili Indonesia kembali pada kejuaraan internasioanal di Jakarta melawan petinju dari Thailand.

Di tempat yang sama Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo merasa prihatin dengan kondisi ke 3 tinju ini. Menurut Sujiwo, dengan prestasi yang sudah di capai ke 3 atlet ini, sudah seharusnya pengorbanan dan perjuangnya di perhatian oleh Pemerintah Daerah.

"Saya sangat prihatin sekali dgn kondisi ini, untuk kedepannya, dengan kepemimpinan Bupati Muda Mahendrawan dan saya yang baru memasuki bulan ke 2 kami menjabat, tentunya Kami akan berusaha memberikan perhatian kepada para atlet, tidak hanya atlet tinju saja, melainkan seluruh atlet yang telah mengharumkan nama Daerah. Dan ini sudah menjadi antensi saya bersama pak Muda," jelas Wakil Bupati Sujiwo. 

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya pertama priode 2009-2014 ini juga menyayangkan dengan prilaku pemimpin Kubu Raya sebelumnya, yang mengabaikan dan kurang memperhatikan kondisi atlet Kubu Raya, sehingga tidak ada penghargaan apapun yang diberikan dari Pemerintah Daerah sebelumnya.

"Kondisi ini dapat kita lihat sendiri, apa yang sudah diberikan oleh Pemerintah Daerah sebelumnya. Bahkan yang sangat membuat saya sedih, kehidupan mereka sekarang sangat memprihatinkan, ada yang harus bekerja sebagai pengantar air galon , bahkan dari mereka bertiga ini sampai saat ini sangat kesulitan untuk mencari pekerjaan," paparnya.

Pria yang pernah menjadi Pengurus Cabang (Pengcab) Tarung Derajat ini juga berusaha agar kedepannya,  semua atlet yang mengharumkan nama Daerah ini akan menjadi antensi.

"In Sha Allah kedepannya, saya bersama pak Muda akan berusaha agar para atlet yang sudah mengharumkan daerah kita ini akan menjadi antensi dan menjadi perhatian kami," pungkasnya.

  • Tentang Penulis

    Rino Kartono Mawardi

    1. Perjuangan Tanpa Pengorbanan adalah Omong Kosong dan Perjuangan Tanpa Do'a Merupakan Suatu Kesombongan...

  • Tentang Editor

    RustamDE

    Rustam Desk Editor Wilayah Kalimantan

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00