• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Sikap PBNU Terkait Dilaporkannya Kiai Said Aqil ke Polisi

20 March
13:24 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Dalam negara hukum, seluruh tindakan harus bisa dipertanggungjawabkan secara hukum. Apakah itu tindakan warga negara atau penyelenggara negara. Berangkat dari itu Pengurus Besar Nadhalatul Ulama (PBNU) melihat Kepolisian RI bekerja secara kredibel dan profesional, serta memberikan kesimpulan untuk memercayakan kasus Said Aqil ke pihak kepolisian.

"Oleh karena laporannya disampaikan kepada kepolisian, mari kita percayakan kepada kepolisian RI, apakah terdapat 2 alat bukti yang sah agar laporan tersebut dapat ditindak-lanjuti atau tidak, kita lihat nanti," ucap Ketua PBNU bidang Hukum, HAM dan Perundang-Undangan, Robikin Emhas di Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Ia melihat terkait adanya radikalisme yang ditandai sikap intoleran, berbagai hasil survey sudah melansir hal itu. Bahkan gamblang diketahui publik adanya kampanye khilafah yang cukup marak sebelum HTI badan hukumnya dicabut. Kampanye khilafah itu bahkan masih dijumpai dalam tahun politik sekarang ini, di media sosial. 

Menurutnya merupakan kewajiban segenap komponen bangsa untuk menjaga keutuhan NKRI, baik keutuhan teroterial, sumber daya alam maupun Budayanya. Khilafah yang hendak menghapus sekat-sekat bangsa dan negara adalah ancaman nyata terhadap keutuhan NKRI. 

"Bagi NU, agama dan negara tidak perlu dipertentangkan. Keduanya bisa saling mengisi, bisa harmonis. NU mengharmoniskannya dengan jargon hubbul wathon minal iman, nasionalisme adalah bagian dari agama. Kiai Said Aqil, NU dan kita semua layak terus mengkampanyekannya. Agar cita-cita didirikannya Indonesia dapat kita wujudkan bersama," jelasnya.

"Untuk kepentingan hal itu, kami semua, baik selaku warga maupun pengurus NU akan senantiasa berdiri di belakang Kiai Said Aqil," tandasnya.

Foto : infodesanews.com 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00