• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Lingkungan Hidup

Hari Kehutanan Internasional, Masyarakat Harus Gemar Menanam Daripada Menebang

20 March
11:20 2019
0 Votes (0)

 KBRN, Sumenep : Untuk menanggulangi bencana alam yang terjadi di bumi, maka masyarakat harus lebih  gemar menanam dari pada menebang pohon untuk kelestarian hutan demi anak cucu di masa mendatang.

Hal ini ditegaskan Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Sumenep Samsul Muarief pada momentum Hari Kehutanan Internasional 20 Maret 2019.

Hutan merupakan paru-paru dunia, sehingga keberadaannya harus dijaga dan dilestarikan untuk generasi dimasa mendatang.

Kepala Cabang Dinas Kehutanan Propinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep Samsul Muarief mengatakan, saat ini masyarakat diharapkan tidak mengantungkan hidupnya pada kayu-kayuan, sebab pohon memberikan manfaat besar bagi kehidupan diantaranya sebagai penyerapan air untuk menangulangi banjir serta oksigen dunia.

Untuk itulah, masyarakat harus gemar menanam daripada menebang pohon, bahkan Dinas Kehutanan wilayah Sumenep yang membawahi pengelolaan hutan rakyat di Empat Kabupaten di Madura ini juga menyediakan bibit tanaman gratis untuk daerah-daerah gundul.

“Pada Momentum Hari Kehutanan Internasional, diharapkan kesadaran masyarakat menjaga dan melestarikan hutan semakin meningkat demi  anak cucu di masa mendatang,” ujar Samsul, Rabu (20/3/2019).

Hal senada diungkapkan, Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM) Kecamatan Manding Abd. Rahman.

Menurutnya menjaga kelestarian hutan juga perlu diberikan pada anak sejak dini dengan membiasakan menanam pohon.

“Hutan adalah sumber kehidupan, karena  hutan yang gundul bisa memberi dampak negative seperti banjir, longsor dan bencana alam lainya,” ungkap Rahman.

Rangkaian Peringatan Hari Kehutanan Internasional tahun 2019 di Propinsi Jawa Timur diantaranya, pameran tanaman di Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo di Kabupaten Mojokerto serta kegiatan donor darah. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00