• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Mahasiswa UGM Kembangkan Applikasi OkeSayur, Dukung Pasar Tradisional

19 March
17:40 2019
1 Votes (5)

KBRN, Yogyakarta : Sejumlah mahasiswa UGM, Nindi Kusuma Ningrum bersama dengan Fadlan Hawali, Alvin Novandi, Silvia, Muhammad Fuad Husein dari Fakultas Tehnik, dan Donatus Yoga (Sekolah Vokasi), serta Losyiana Luh Jingga (FISIPOL), telah mengembangkan aplikasi OkeSayur. 

Applikasi ini berawal dari keprihatinan mereka terhadap eksistensi pasar tradisional yang semakin melemah karena perubahan gaya hidup moderen. Kebiasaan berbelanja turut bergeser ke pasar-pasar moderen. 

Aplikasi OkeSayur yang bisa diunduh di Play Store tersebut akhirnya dikembangkan sebagai upaya pelestarian pasar lokal. Nindi mengatakan, ada sejumlah keunggulan dinikmati pengguna applikasi.

“Variasi produk kita itu banyak sekali, ada 150 produk yang kami sediakan. Sekali bayar ongkir langsung dapat berbagai produk yang mereka inginkan. Lewat applikasi kami, lihat katalog, pesan langsung kita antar,” jelas Nindi Kusuma Ningrum. 

“Dengan menggunakan applikasi OkeSayur, konsumen tentu saja langsung merasa berguna untuk mempertahankan eksistensi pasar tradisional di era modern saat ini,” tambah Nindi. 

Menurut Nindi Kusuma Ningrum, OkeSayur hadir bukan hanya untuk membantu masyarakat dalam berbelanja sayur dan kebutuhan dapur. Namun, juga turut menjaga kelestarian pasar-pasar tradisional. 

Nindi menuturkan, sayuran dan berbagai kebutuhan dapur yang ditawarkan diambil dari pasar-pasar tradisional yang berada di Yogyakarta dan Klaten. Untuk saat ini mereka baru menggandeng sekitar 10 mitra pedagang di pasar tradisional. 

Mereka menyediakan sekitar 150 produk yang terdiri dari sayur, buah, seafood, daging, bumbu dapur, dan produk organik. Menurut Nindi, OkeSayur juga mendapat dukungan dari jaringan supermarket besar. 

“Kami itu konsepnya mengambil dari pasar tradisional tetapi kompetitor seperti supermarket, careffour, malah jadi supporter kami. Mereka itu kan memiliki produk-produk yang kadang tidak ada di pasar tradisional, sedangkan konsumen kami maunya sekali belanja dapat semuanya. Dengan variasi supermarket yang banyak itu jadi menyokong pasar tradisional,” kata Nindi. 

Applikasi tersebut juga berhasil menghantarkan mereka meraih juara pertama kategori pengembangan bisnis teknologi informasi dan komunikasi pada kompetisi nasional Gemastik 2018 lalu.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00