• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Feature

Ketika Warga Disabilitas Malang Antusias Bersaing di Dunia Kerja

19 March
12:09 2019
5 Votes (3.4)

KBRN, Malang: Sumringah, ekspresi itu tampak dari wajah sekitar 200 warga disabilitas dari wilayah Malang Raya. Di aula kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kota Malang, mereka berkumpul untuk mengikuti Festival Vokasi #TemanDisabilitas yang digelar oleh This Able Enterprise, Selasa (19/3/2019). 

Warga disabilitas mulai dari tuna rungu, tuna netra, tuna daksa, dan yang lainnya antusias mendengarkan materi peningkatan soft skill yang diberikan oleh disable advisor. Mereka juga semangat ketika penyelenggara Festival Vokasi memberikan sejumlah tantangan permainan untuk memacu semangat kaum disabilitas bersaing di dunia kerja. 

Dalam event yang baru pertama kali digelar di Malang ini, warga disabiltas dilatih kemampuan atau soft skill agar mereka dapat bersaing menghadapi dunia kerja. Pasalnya, berdasarkan data Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas), hanya 25 persen penyadang disabiltas Indonesa yang bekerja baik di sektor formal maupun informal. 

"Festival vokasi adalah kegiatan yang kami bentuk tentang bagaimana kami memulai memberikan pelatihan-pelatihan keterampilan bagi teman-teman disabilitas agar mereka memiliki keahlian," kata  Head of Business Development Disable, Nicky Clara di sela kegiatan.

Menurut Nicky, saat ini kepedulian terhadap teman-teman disabilitas sudah cukup meningkat dengan adanya event Asian Para Games. Namun, tingkat penerimaan bagi disabilitas di lapangan pekerjaan masih minim. 

"Hal itu disebabkan kurangnya peningkatan kapabilitas atau soft skill dari teman-teman  disabilitas. Festival vokasi ini merupakan  langkah awal bagi teman disabilitas untuk mendapatkan pelatihan soft skill," ungkapnya.

Langkah awal itu, sambung Nicky, dilakukan dengan melakukan pemetaan terkait minat dan bakat yang dimiliki oleh mayoritas warga disabilitas di Malang. Setelah itu, jenis pelatihan yang diberikan sesuai dengan mapping kemampuan dan minat tersebut.

"Dari hasil pemetaan, ada tiga jenis literasi yang paling banyak diminati. Yakni kelas penjualan dan distribusi, kelas literasi keuangan, dan kelas pijat. Apalagi Kota Malang sebagai kota tujuan wisata, punya potensi terkait pengembangan usaha hospitality dan usaha retail," paparnya. 

Yulian Agung Efrata, salah seorang warga disabilitas peserta Festival Vokasi menilai, kegiatan tersebut sangat bagus. Sebab penyandang disabilitas bisa mendapatkan ilmu baru untuk meningkatkan keterampilan. 

"Sangat bagus, banyak program yang ditawarkan pada teman difable, sehingga kami bisa menentukan bakat dan minatnya bagaimana," ungkap Agung.

Selain di Kota Malang, kegiatan serupa juga digelar di 9 kota lainnya di Indonesia. Yakni Surabaya, Solo, Yogyakarta, Kebumen, Bandung, Semarang, Cirebon, Bekasi, dan Jakarta. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00