• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Sekjen PPP: Kami Hormati Keputusan KPK Sebagai Lembaga Penegakan Hukum

16 March
14:33 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan pihaknya menghormati KPK sebagai lembaga penegakkan hukum yang diberi wewenang oleh UU untuk penegakkan hukum di bidang tindak pidana Korupsi.

"Dewan Pimpinan pusat partai persatuan pembangunan memohon maaf kepada seluruh jajaran partai, para kader, dan para pemilih ppp serta masyarakat luas pada umumnya," ungkapnya kepada awak media, dalam konferensi pers, Sabtu (16/3/2019).

"Kami memohon maaf bahwa ada peristiwa seperti ini yang kami di PPP tidak mengetahuinya sama sekali, tidak ada satupun kebijakan partai yang pernah kami utuskan yang pernah kami setujui agar pejabat partai baik ketua umum dll yang mentoleransi hal-hal yang sifatnya melanggar hukum, terutama hal-hal yang dipandang sebuah kejahatan serius di negara ini," tambahnya.

Dengan penetapan staus tersangka oleh KPK, maka pihaknya menyikapi secara organisasi, namun penyikapan itu harus tentu juga berbasis anggaran dasar, dan anggaran rumah tangga yang berlaku.

"Anggaran rumah tangga partai persatuan pembangunan itu secara jelas telah mengatur antara lain, dalam hal ketua umum atau pengurus harian lainnya di tetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus ini atau kejahatan lainnya itu akan diberhentikan sementara atau diberhentikan itu ketentuan yang ada di dalam anggaran rumah tangga PPP pasal 11," jelasnya.

Namun itu semua harus melalui mekanisme organisasi berupa rapat pengurus harian yang dihadiri oleh ketua-ketua majelis atau pimpinan majelis.

"Kalau berdasarkan ketentuan anggaran rumah tangga pasal 13 maka nanti rapat pengurus harian akan memutuskan apakah salah satu wakil ketua umum yang naik sebagai pelaksana tugas ketua umum atau ada keputusan yang lain," tutupnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00