• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Ratusan Pedagang Alun-alun Subang Adukan Nasib Ke Raja LAK Galuh Pakuan

16 March
14:28 2019
1 Votes (5)

KBRN, Subang : Ratusan Pedagang Alun-alun Subang akhirnya mengadu ke Raja Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi, terkait dengan solusi para pedagang, agar bisa kembali berjualan di alun-alun.

Perwakilan Pedagang Alun-alun Subang Malki mengatakan, kedatangan sejumlah pedagang Alun-alun ke LAK Galuh Pakuan, agar memberikan solusi terbaik bagi para pedagang, agar bisa kembali berjualan di Alun-alun seperti sebelumnya.

"Selama ini, para pedagang Alun-alun bisa dikatakan mati suri, karena sudah tidak lagi memiliki penghasilan tetap, seperti sebelumnya, jadi Kami berharap Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi, mau memfasilitasi aspirasi para pedagang ke Bupati atau ke Bapak Presiden Jokowi langsung," ujar Malki kepada Wartawan di Subang, Sabtu (16/3/2019).

Sementara para pedagang kata Malki, sudah berupaya meminta solusi ke Bupati, namun tidak mendapatkan tanggapan apapun dari Bupati, dan para pedagang kecewa, Bupati mengingkari janji kampanyenya kepada para pedagang.

"Saya sudah beberapa kali menyampaikan aspirasi kepada Bupati, sekaligus menagih janji kampanye Bupati di Pilkada kemarin, katanya tidak akan mengganggu para pedagang Alun-alun kenyataannya seperti ini, para pedagang ditelantarkan, karena Alun-alunnya di tutup," tegasnya.

Maka dari itu para pedagang lanjut Malki,  berharap Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi, memberikan solusi kepada para Pedagang karena untuk saat ini tidak ada lagi yang bisa membantu masyarakat pedagang, dari kelainan seorang Bupati, para pedagang hanya menggantungkan harapannya kepada LAK Galuh Pakuan, agar para pedagang, bisa kembali berjualan di Alun-alun, dan para pedagang siap tertib dan mengikuti aturan hukum yang berlaku.

"Pokoknya Kami, ingin ada perlindungan dari Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi, apalagi Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi, karena tidak ada lagi yang mau mendengar jeritan masyarakat kecil seperti kami para pedagang ini, kami hanya berharap Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi, bisa memberikan solusi," pungkas Melki.

Di bagian lain Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi menyatakan, apa yang menjadi aspirasi masyarakat pedagang Alun-alun, dirinya siap membantu mencarikan solusi sesuai prosedur dan mekanisme yang berlaku, artinya LAK Galuh Pakuan akan mengundang semua Dinas dan Intansi terkait, termasuk Bupati, agar para pedagang bisa kembali berjualan di Alun-alun, dan siap mengikuti semua ketentuan yang berlaku.

"Alasan LAK Galuh Pakuan mengakomodir keluhan para pedagang, yang ditelantarkan oleh Pemkab Subang, dan itu yang akan di perjuangkan LAK Galuh Pakuan," kata Evi.

Evi mengatakan, nasib para pedagang yang saat ini kondisinya bisa dikatakan mati suri akibat lahan Alun-alun di tutup oleh Bupati, tentunya seluruh stakehoulder harus membukan mata hati, terlebih Bupati memiliki janji pada saat kampanye dulu, itu harus ditepati Bupati.

"Mau siapa lagi yang harus memperhatikan dan mendengar, kalau bukan Bupati dan LAK Galuh Pakuan, maka saya berharap, Bupati mau mencari solusi terbaik untuk para pedagang, dan mari bersama-sama dengan LAK Galuh Pakuan, untuk membuat konsep seperti apa yang pantas bagi para pedagang jika nanti Alun-alun di buka kembali untuk masyarakat umum," tegasnya.

Masyarakat pedagang sebenarnya kata Evi, tidak neko-neko, tetapi mereka minta Bupati untuk memenuhi janji kampanye dulu, dan memperhatikan nasib masyarakat kecil khususnya para pedagang Alun-alun ini.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00