• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Ini Isi Surat Peryataan Terbuka Dari Romahurmuziy, Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh KPK

16 March
14:30 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Usai ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019, Romahurmuziy atau biasa yang disapa Rommy selaku anggota DPR RI dan Ketua Umum PPP membuat surat pernyataan terbuka.

Dalam kasus ini KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dan menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni anggota DPR periode 2014-2019 Muhammad Romahurmuziy (RMY) diduga sebagai penerima.

Sedangkan diduga sebagai pemberi, adalah Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ), dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin (HRS).

Adapun pasal yang disangkakan kepada yang diduga sebagai penerima Romahurmuziy dan kawan-kawan, melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 pasal 11 Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan sebagai pihak yang diduga pemberi Muhammad Muafaq Wirahadi disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara sebagai pihak yang diduga pemberi Haris Hasanuddin disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Romahurmuziy bersama-sama dengan pihak Kemenag  dalam perkara ini diduga menerima suap untuk mempengaruhi hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi di Kemenag RI, yaitu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.

Adapun total uang yang diamankan tim KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) tersebut berjumlah Rp156.758.000 saat melakukan transaksi di Sidoarjo Jawa Timur, Jumat (15/3/2019).

Sebelum meninggalkan gedung KPK dan dibawa ke Rutan, Romi sempat menyatakan jika dirinya dijebak. Selain itu dirinya juga memberikan surat pernyataan terbuka kepada awak media dalam bentuk kertas fotokopian.

Berikut isi surat pernyataan dari romi : 

1. Saya ingin memulai dengan pepatah arab: musibah yang menimpa suatu kaun akan menjadi manfaat dan faidah untuk kaum yang lain.

2  Saya merasa dijebak dengan sebuah tindakan yang tidak pernah saya duga, saya pikirka  , atau saya rencanajan bahkan firasatpun tidak. Itulah kenapa sata menerima sebuah permohinan silaturhami di sebuah lobi hotel yang sangat terbuka dan semua tahu bisa melihatnya. Ternyata niat baik ini menjadi petaka.

3. Dengan adanya informasi pembuntutan saya selama beberapa peka  bahkan bulan sebagaimana disampaikan penyelidik, naja inilah resiko menjadi juru bicara terdepan sebuah koalisi yang menginginkan Indonesia tetap dipimpin oleh paham nasionalisme-religius yang moderat.

4. Kejadian ini juga menunjukan inilah resiko dan sulitnya menjadi salag satu public figure yang sering menjadi tumpuan aspirasi tokoh agama atau tokoh-tokoh masyarakat dari daerah

5. Kepada rekan-rekan TKN Jokowi-Amin dan masyarakat Indonesia, saya mohon maaf atas kejadian menghebohkan yang tidak diinginkan ini. Inilah resiko pribadi saya sebagau pemimpin yang harys saya hadapi dengan langkah-langkah yang terukur dan konstitusional dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah. Mohon doanya.

6. Kepada warga PPP du seluruh pelosok tanah air; rekan-rekan pengurus DPP DPW, DPC, PAC dan Ranting : saya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnta atas seluruh persepsu dan dampak akibat kejadian yang sama sekali tidak pernah terlintas di benak ini. Jangan kendurkan perjuangan karena waktu menuju pemilu hanya tinggal hitungan hari. Saya sudah keliling nusantara dan meyakini PPP lebih dan mampu untuk  melewati ambang batas parlemen . Saya akan seger mengambil keputusan yang terbaik untuk organisasi, setelah bermusyawarah dengan rekan-rekan fungsionaris DPP dan DPW dalam keterbatasan komunikasi yang saya miliki saat ini.

7. Kepada kakak, adik, keluarga besar terkhusus istri dan anakky tercinta, Ayah mohon maaf yang sebesar-besarnga atas segaka kesedihan , kerepotan dan perasaan yang kalian terima. Dengan seluruh perasaan Ayah yang masih tersisa saat ini, dengan segala ketulusan Ayah, mohon keyakinan kalian bahwa apa yang sesungguhnya terjadi tidaklah seperti yang tampak di media. Ikhlaskanlah takdir yang menimpa Ayah sebagi pemimpin saat ini.

Anakku, permataku dan pembuat senyumku, engkau harus tetap belajar rajin karena UN sudah dekat. Tak usah kau pedulikan apa kata orang jika mereka membullymu, karena inilah resiko menjadi pemimpin politik seperti yang selalu Ayah bilang. Ayah doakab semoga engkau tetap menjadi yang terbaik seperti biasanya di sekolahmu. Peluk ciun ayahmu daru jauh yang selalu mencintaimu.

Istriku, belahan nyawaku,
Engkaulah kekuatanku. Aku yakin kita terus saling menguatjan, menghadapi badai ini agar cepat berlalu. Aku merasaka  begitu besarnta cinta dan kesungguhan serta pengorbananmy mendampingiku. Terimakasih untuj terua mempercayaiku. Karenanya izinkab aku untuk terus mencintaimu. Titip cium untuk anak kita setiap hari.
M Romahurmuzy.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00