• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu 2019

Kaum Tunanetra Jakarta Merasa Kesulitan Coblos Caleg

16 March
12:49 2019
1 Votes (2)

KBRN, Jakarta : Hak memilih menjadi hak semua warga negara dalam pemilu tanpa kecuali, mereka yang memiliki keterbatasan fisik, seperti tunanetra. 

Slamet penyandang tunanetra, mengaku sudah tiga kali mengikuti pemilu sebelumnya tapi pemilu April mendatang Ia merasa bingung untuk mencoblos.

Maunya sih ada caleg yang bisa mewakili aspirasi kaum tunanetra tapi kabarnya surat suara caleg tidak ada huruf braille, ya agak susah saya, mau pilih siapa,” kata Slamet, saat ditemui rri.co.id di kawasan Pasar Inpres Pondok Bambu, Jakarta Timur, Sabtu (16/3/2019).

Menurut pria paruh baya asal Magelang, Jawa Tengah yang kini domisili di Duren Sawit, Jakarta, pada pemilu sebelumnya,  ada alat bantu berupa template braille yang menunjukkan posisi gambar yang dapat dipilih sehingga bisa diraba apakah coblosan sudah ada atau belum.

Ia berharap kaum tunanetra bisa memilih dengan langsung, bebas, dan rahasia seperti orang pada umumnya.

Sebelumnya, pada acara Sosialisasi dan Simulasi Pemungutan Suara Pemilu 2019, di Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta, Pusat, Kamis (14/2/ 2019) Kepala Biro Teknis dan Hubungan Partisipasi Masyarakat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nur Syariah mengatakan KPU hanya menyediakan template huruf braille untuk surat suara Pemilihan Pilpres dan Pileg DPD bagi penyandang disabilitas tuna netra.

KPU tidak menyediakan template braille bagi penyandang disabilitas untuk pemilihan DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota karena jumlahnya terlalu banyak, sementara anggaran KPU juga masih terbatas dan sulit memenuhi penyediaan template braille untuk pemilihan DPR dan DPRD.

Hak memilih penyandang disabilitas tuna netra diberikan fasilitas pendampingan ketika nyoblos di TPS,” kata Nur.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00