• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Bekraf Gelar Temu Bisnis Bagi 200 Pelaku Ekonomi Kreatif di Jambi

16 March
12:04 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jambi : Upaya Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)  dalam mendukung perkembangan ekosistem ekonomi kreatif di Jambi diwujudkan dengan menggelar kegiatan Temu Bisnis Perbankan Syariah yang diikuti sekitar 200 pelaku ekonomi kreatif di Provinsi Jambi.

Kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan pemahaman pembiayaan perbankan syariah serta pengelolaan keuangan usaha. Perbankan syariah sendiri merupakan menjadi salah satu alternatif pembiayaan yang bisa  diakses pelaku ekonomi kreatif untuk memenuhi kebutuhan permodalan dan mengembangkan usaha.

"Jambi memiliki potensi ekonomi kreatif yang menjanjikan. Bekraf hadir disini untuk mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif Jambi dari sisi permodalan perbankan syariah dan cara mengelola keuangan usaha. Selama ini kendala yang dihadapi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di berbagai daerah ada dua, yaitu permodalan dan pemasaran," ujar Direktur Akses Perbankan Bekraf, Yuke Sri Rahayu, Sabtu (16/3/2019).

Dalam pertemuan tersebut turut hadir perencana keuangan dan pelaku usaha sukses yang memberikan informasi manajemen keuangan serta cerita sukses yang memotivasi pelaku ekonomi kreatif untuk ekspansi atau memperluas usahanya. 

Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra dalam sambutannya menjelaskan tentang peran DPR untuk perkembangan ekonomi kreatif.

"Ini salah satu upaya kita meningkatkan terus menerus UKM dan IKM. Saya apresiasi Bekraf, BNI Syariah dan Pemprov. Legiatan hari ini adalah bagaimana UMKM yang selama ini lemah dalam permodalan akan mendapatkan kemudahan permodalan, bagaimana menyiapkan proposal. UKM itu solusi dalam kesulitan ekonomi. Saya tidak rela kalau UMKM kita harus gulung tikar gara-gara kesulitan modal. Kita juga melakukan pengawasan," ujar Sutan Adil Hendra.

Sementara  senada dengan Yuke Sri Rahayu, Ariansyah juga menyebutkan bahwa kendala ekonomi kreatif di Jambi adalah masalah permodalan dan pemasaran.

Dalam pertemuan tersebut, Bekraf menghadirkan financial planner, Ahmad Gozali untuk menjelaskan cara merencanakan dan mengelola keuangan usaha.

Gozali menekankan pentingnya laporan keuangan usaha karena bisa digunakan sebagai dasar strategi bisnis.

“Sesuatu yang sulit diukur akan sulit diatur.  Jangan sampai dapur pribadi menggerogoti bisnis sendiri,” ucap Gozali.

Bekraf turut mengundang CEO KAABA, Gerryadi Agusta Sachanity untuk menceritakan perjalanan usaha miliknya. Diharapkan, pelaku ekonomi kreatif Jambi mendapat pengetahuan mengembangkan usaha dan menerapkannya pada usaha mereka.

Sementara Branch Manager PT BNI Syariah Kota Jambi, Sahmad,  memberikan penjelasan terkait pembiayaan perbankan syariah.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00