• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Tantowi Yahya Imbau WNI Di Tanah Air Untuk Tenang

16 March
09:35 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Duta besar RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya mengatakan kabar terakhir warga negara Indonesia, dari 6 orang yang shalat Jumat di Mesjid Al-Noor tinggal satu orang yakni Abdul Hamid yang belum diketahui keberadaannya. Namun pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk menghubungi istri yang bersangkutan.

"Hingga saat ini masih belum mendapat kabar, terkait keberadaan dari warga tersebut, kemudian dari Mesjid lainnya di Linwood dapat kabar dari Istrinya bahwa suaminya menjadi korban penembakan, kondisinya cukup parah atau kritis hingga sampai saat ini belum sadar dan di rawat di ICU," katanya kepada Pro3 RRI, Sabtu (16/3/2019).

Dari insiden tersebut, Tantowi mengaku dihubungi oleh mahasiswa asal Indonesia yang juga sholat di Mesjid Al Noor dan diserang oleh seseorang membawa senjata.

"Kami mendapatkan informasi dari seorang mahasiswa pada sesaat setelah Shalat Jumat dan informasi tersebut merupakan informasi pertama, jadi sebelum turun berita di berita-berita online yang ada disini, jadi dia mengabarkan ke saya selaku duta besar bahwa terjadi penembakan di Mesjid, dimana dia Shalat dan dia sekarang ini bersama dua orang rekannya yang juga dari Indonesia sedang bersembunyi di rumah warga yang ada di dekat Mesjid, dia juga mengabarkan bahwa dia melihat tiga orang lagi orang Indonesia yang dia kenal, yang dia belum tahu keberadaan dia bagaimana," paparnya.

Selain itu, Tantowi juga berharap kepada warga Indonesia yang keluarganya ada di Christchurch untuk tetap tenang dan mempercayai informasi yang keluar dari Kementerian Luar Negeri RI dan KBRI Wellington dan selebihnya bisa di abaikan. Karena informasi yang dikeluarkan dari Kemnterian Luar Negeri dan KBRI adalah informasi yang terverifikasi, pihaknya juga tidak akan melansir berita-berita yang hanya 'katanya', namun informasi yang disampaikan adalah informasi yang resmi.

"Untuk saudara-saudara kita di Indonesia yang mempunyai keluarga di kota-kota lain kami nyatakan juga bahwa untuk tetap tenang polisi langsung bergerak melakukan pengamanan bukan hanya di Christchurch tapi di seluruh pelosok negeri kami juga memberikan 2 nomor yang bisa di hubungi selama 24 jam, +64 211 950 980 dan +64 223 812 065," tutupnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00