• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Lingkungan Hidup

Dua Bunga Rafflesia Arnoldii Sedang Mekar di Palupuah Agam

15 March
22:06 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bukittinggi : Dua bunga Rafflesia jenis Arnoldii saat ini sedang mekar di Bukik Ateh Aua Dusun Bonjo,Jorong Batang Palupuah, Nagari Koto Rantang Kecamatan Palupuah Kabupaten Agam.

Kepala Balasi Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Bukittinggi, Vera Ciko, Jum’at (15/3/2019), mengatakan, kedua Rafflesia yang mekar itu tumbuh di lokasi yang berdekatan, berjarak sekitar enam meter satu sama lainnya. 

“Rafflesia Arnoldii ini mekar di hari yang berbeda, bunga pertama pertama mekar pada Selasa 12 Maret 2019 dengan diameter 47 sentimeter, dan tinggi 35 sentimeter. Sedangkan satu lagi mekar pada Jumat 15 Maret 2019 ini dengan diameter 76 sentimeter dan tinggi 41 sentimeter,” terangnya.

Vera Ciko menambahkan, kondisi biasanya bunga Rafflesia itu mekar selama tujuh hari, setelah habis masanya itu, bunga akan berubah warna dari merah menjadi menghitam, dan mati dengan sendirinya.

“Untuk mengamati perkembangan bunga Rafflesia Arnolddi ini, pihak BKSDA Resort Bukittinggi telah memasang dua unit kamera trap pada Rabu 13 Maret 2019, sehingga nanti hasilnya dapat digunakan nantinya untuk kepentingan penelitian,” jelasnya.

Menurut Vera Ciko, kawasan perbukitan tempat tumbuhnya bunga Rafflesia tersebut merupakan lokasi sebaran Rafflesia, dan merupakan lokasi endemik Rafflesia, karena bunga spesies langka itu terus berkembang di salah satu habitatnya.

"Memang daerah endemiknya Rafflesia disini, kawasannya cukup luas di sepanjang perbukitan, namun Rafflesia yang mekar saat ini tumbuh di luar Cagar Alam Batang Palupuah,” sebutnya.

Lokasi mekarnya Rafflesia ini sambung Vera Ciko, berjarak sekitar 3 kilometer dari jalan raya Bukittinggi-Pasaman. Namun dari pemukiman masyarakat, lokasinya berjarak sekitar dua kilometer. Butuh stamina yang kuat untuk tiba di lokasi, karena harus mendaki perbukitan yang terjal.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00