• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu 2019

Pemilih Milinial Berani Laporkan jika Temukan Politik Uang

15 March
20:36 2019
1 Votes (5)

KBRN, Tarakan : Dari Politik  uang hingga menjadi relawan demokrasi serta pengawas TPS, menjadi pembahasan pemilih milenial di Kampus Stimik Ppkia Kota Tarakan, dalam Dialog Cerdas Mimilih “Memilih Itu Juara” digarap RRI Tarakan Jumat (15/3/2019), Sore di arena parkir Kampus.

Dalam Kesempatan tersebut, Nina Riyana Ketua UKM Pers Stimik Ppkia menjelaskan, sesuai dengan tujuan pelaksanaan pemilu 2019, untuk mencari pemimpin sesuai harapan, para pemilih untuk tidak menggadaekan harga diri dengan uang dari calon.

“lima menit dalam bilik suara pada 17 April 2019 mendatang, menentukan kebijakan 5 tahun bangsa Indonesia termasuk Kota Tarakan,” Jelasnya.

Ketua KPU Kota Tarakan, Nasruddin dalam dialog, selain mengingatkan tanggal pencoblosan dan jumlah surat suara yang akan dicoblos, pihaknya meminta para pemilih milenial. untuk melaporkan jika mengetahui adanya politik uang dilakukan para calon.

“Jangan takut laporkan ketika ada pelanggaran dilakukan peserta pemilu, kepada bawaslu, jangan takut identitasakan dirahasikan, hanya tuhan dan komisioner bawaslu yang tahu,” Jelas Nasruddin.

Sementara Komisioner Bawaslu, Dian Antarja menegaskan, keberadaan Bawaslu untuk melakukan pengawasan semua tahapan pemilu yang dilakukan KPU termasuk kegiatan para peserta pemilu 2019, sehingga peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam memberikan laporan ketika ada pelanggaran.

Lain halnya Plt. Ketua Stimik PPKIA Tarakan, Muhammad meminta semua mahasiswanya untuk tidak menjadi golput dan selalu mendukung kegiatan yang dilakukan Bawaslu dan KPU, meningkatkan partisipasi pemilih.

“Kalau ada yang datang kasih Amplop, tanyakan berapa isinya, dibuka ditempat, lalu laporkan ke bawaslu untuk ditindak,” Tegasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00