• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Deklarasi 'Say no to Plastic' di Sekolah

15 March
19:15 2019
0 Votes (0)

KBRN, Klaten : Siswa SMK Negeri 1 Jogonalan Klaten  melakukan kampanye bebas plastik  dengan bawa tempat sampah keliling sekolah.Kegiatan tercermin lewat program ‘Say no to Plastic’ sebagai bentuk pembelajaran kurikulum yang implemitatif.

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Jogonalan, Pramu Aji kepada wartawan mengatakan, setiap sekolah menghasilkan sampah. Karenanya SMK Negeri 1 Jogonalan melakukan kampanye bebas sampah plastik di lingkungan sekolah.

Menurut Pramu Aji, pada jam istirahat beberapa siswa ada yang proaktif peduli lingkungan sekolah dengan memungut sampah yang ada di sekitarnya.

“Para siswa berkeliling sekolah dengan membawa kotak sampah dengan  memantau siswa yang buang sampah sebarangan, bahkan jika ada sampah yang berserakan di halaman sekolah, siswa tersebut langsung memungut sampah tersebut,” kata Pramu Aji, Jumat (15/3/2019).

Dijelaskannya, dalam program say no to plastic pihak sekolah menyampaikan kepada seluruh warga SMK Negeri 1 Jogonalan untuk memulai sebuah perubahan, di antaranya mengurangi sampah plastik yang diawali dengan Deklarasi untuk Say no to Plastic dengan melibatkan para guru, karyawan maupun para siswa.

Lebih lanjut Pramu Aji mengatakan, setelah sekolah melaksanakan say no to plastic, pihak kantin dilarang melayani untuk penjualan dengan plastik.

Sementara itu, Elsa Yuniastari siswi kelas sebelas Atministrasi Perkantoran SMK setempat mengatakan, para siswa SMK diajari memungut sampah di lingkungan sekolah sampah terutama plastik yang biasanya ada di laci meja.

“Di laci, di halaman dan sekitar taman masih ada sampah plastik, dengan adanya gerakan anti sampah plastin diharapkan semua warga SMK Negeri 1 Jogonalan bisa sadar akan dampak dan bahaya plastik, serta sebisa mungkin untuk tidak  menggunakan plastic.

“Saat ini kesadaran teman-teman agak meningkat untuk mengurangi penggunaan plastik tersebut. Contoh seperti penggunaan plastik waktu kita beli es diganti menjadi botol atau gelas kaca,” tutur Elsa.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00