• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu 2019

Tegaskan Netralitas, Kodam IX/Udayana Gandeng KPU dan Bawaslu

15 March
19:06 2019
0 Votes (0)

KBRN, Denpasar : Kodam IX/Udayana menggelar Pembinaan dan Komunikasi Pejabat Intelpam TNI Kewilayahan dengan instansi terkait. Kegiatan yang berlangsung di Aula Makodam IX/Udayana, Jumat (15/3/2019), menghadirkan Ketua KPU Provinsi Bali, Dewa Agung Lidartawan dan Anggota Bawaslu Provinsi Bali, I Ketut Rudia, diikuti 80 personel dari unsur Intelijen jajaran Kodam IX/Udayana. 

Asisten Intelijen Kasdam IX/Udayana, Kolonel Inf Haryantana, SH, mewakili Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya Pangdam IX/Udayana menyampaikan kegiatan kali ini mengusung tema “Aparat Intelijen Siap Mendukung Tugas Pokok Kodam IX/Udayana Dalam Rangka Mensukseskan Pemilu 2019 Di Wilayah Bali". 

"Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menyiapkan secara matang aparat intelijen jajaran Kodam IX/Udayana dengan berpedoman pada prinsip hukum dan ketentuan perbantuan TNI kepada Kepolisian. Sesuai Undang-Undang TNI Nomor 34 Tahun 2004, pasal 7 ayat 2, TNI memegang teguh komitmen netralitas sebagai wujud partisipasi aparat TNI dalam menjamin sukses dan kelancaran jalannya pemilihan legislatif (pileg) maupun pemilihan presiden-wakil presiden (pilpres) 17 April 2019," papar Pangdam IX/Udayana.

"Tanpa mengesampingkan tugas pokok yakni melaksanakan deteksi dini dan cegah dini untuk mencegah kemungkinan akan adanya gangguan terhadap pelaksanaan Pilleg maupun Pilpres," imbuhnya. 

Sementara Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan S.TP., M.P, menyampaikan tentang kesiapan pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) serentak tahun 2019. Hal penting yang disampaikan terkait dengan Warga Negara Asing (WNA) khususnya yang terdaftar sebagai pemilih telah dicoret dari Daftar Pemilih Tetap (DPT). 

"KPU telah melakukan pengecekan secara faktual dilapangan, dan terdapat 34 WNA dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai pemilih dan telah dicoret," tegas mantan Ketua KPU Bangli tersebut. 

Terkait logistik, Lidartawan menyampaikan, KPU sudah siap. Namun untuk logistik KPUD masih ada dua daerah masih dalam proses pengiriman. 

"Kemudian untuk pelaksanaan pencoblosan pada tanggal 17 April mendatang batas waktunya berakhir pada Pukul 12.00 WITA dan semuanya dinyatakan selesai," ucapnya. 

Anggota Bawaslu Provinsi Bali, I Ketut Rudia, S.E., M.M, pada kesempatan yang sama memaparkan soal tugas Bawaslu. Bawaslu disebut bertugas melaksanakan pencegahan, penindakan pelanggaran dan penindakan sengketa. Tidak hanya itu, Bawaslu juga mendapat mandat mengawasi netralitas semua pihak yang dilarang ikut serta dalam kegiatan kampanye sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang yang berlaku.

"Kami selalu mengingatkan tentang netralitas TNI, Polri dan Aparat Sipil Negara dalam pelaksanaan pileg dan pilpres 2019 mendatang," paparnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00