• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Dinilai Punya Potensi, Shell Buka Dua SPBU di Malang

15 March
18:55 2019
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Mobilitas masyarakat serta pangsa pasar di wilayah Malang dinilai memiliki potensi yang menjanjikan di wilayah Jawa Timur. Hal itulah yang membuat Shell Indonesia bekerjasama dengan PT Petrolux Arya Mandala membuka dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Malang. Jaringan SPBU baru di Malang ini berlokasi di Jalan Kawi Kota Malang dan Jalan Wahidin Lawang Kabupaten Malang.  

Direktur Retail Shell Indonesia, Wahyu Indrawanto mengatakan, pembuatan dua SPBU itu diharapkan mampu membantu percepatan pemenuhan kebutuhan masyarakat di Jawa Timur akan BBM berualitas seiring dengan pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor yang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

"Pertumbuhan kebutuhan BBM di Jatim khusunya Malang merupakan kesempatan bagi Shell untuk memperluas jaringan bisnis SPBU kami. Ini juga menjadi wujud dukugan kami berperan aktif membangun perekonomian di berbagai daerah," kata Wahyu di sela peresmian SPBU Shell Kawi Malang, Jumat (15/3/2019).

Ia mengungkapkan, berbeda dengan SPBU lain, SPBU Shell ini menyediakan bahan bakar Shell Super dan Shell V-Power dengan teknologi Dynaflex, yang cocok untuk semua jenis kendaraan baik roda dua maupun roda empat dengan berbagai merk. Bahkan bahan bakar ini digunakan untuk performa mesin F1.

"Bahan bakar kami dirancang untuk meningkatkan performa dan efisiensi, baik itu mesin jenis baru atau lama. Bahan bakar ini mampu mem‎aksimalkan energi dari bahan bakar dan mengurangi gesekan mesin saat melaju di jalur lancar maupun saat terjadi kemacetan," ujarnya.

Dua SPBU di Malang ini menambah jumlah gerai SPBU Shell di seluruh Indonesia yang saat ini totalnya 98. Pihaknya menargetkan bisa membukan sekitar 8 gerai selama tahun 2019 di wilayah Jawa Timur. 

"Konsepnya one stop service, karena selain tempat pengisian bahan bakar, SPBU ini juga akan menyediakan layanan ganti oli, musholla, bahkan cafe," tandas Wahyu.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00