• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

ASITA Bali: Kita Tidak Hanya Berburu Dollar

15 March
16:57 2019
0 Votes (0)

KBRN, Nusa Dua : Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA) Bali menyelenggarakan rapat kerja daerah (rakerda) di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), Jumat (15/3/2019). Kegiatan yang mengusung tema "ASITA Bersama Pemerintah Menuju Pariwisata Berkualitas yang Berkelanjutan" itu dibuka Sekretaris Daerah Bali, Dewa Made Indra. 

Ketua DPD ASITA Bali, I Ketut Ardana menjelaskan, sejumlah hal dibahas dalam rakerda kali ini. Diantaranya soal evaluasi dan perencanaan kerja kedepan. 

"Ya tentu kita ingin melihat seperti apakah program-program itu sudah berjalan, berapa persen sudah berjalan dan lain sebagainya, itu kita harus lihat kembali. Kalau misalnya sudah banyak yang berjalan ya tentu kita ingin maksimalkan lagi. Tetapi kalau misalnya masih dibawah 50 persen jalan ya kita ini harus serius bicara, ini harus jalan. Karena program itu kan sangat bagus sekali," ungkapnya kepada wartawan di BNDCC Nusa Dua, Jumat (15/3/2019). 

Ia menyebut, ASITA bukan organisasi sebatas memikirkan upaya mendatangkan wisatawan ataupun mendulang pundi-pundi dollar. Banyak hal telah pihaknya lakukan dalam 3 tahun terakhir, baik dari aktivitas sosial maupun promosi.

"Bahwa ASITA tetap melakukan kegiatan-kegiatan sosial. Kita tidak hanya berburu dollar. Kalau berburu dollar itu sudah pastilah karena kita pengusaha kan pasti kita ingin mendapatkan tamu sebanyak-banyaknya, mendapatkan profit sebanyak-banyaknya. Tetapi selain itu kita juga ingat, anggota kami juga ingat bahwa kita harus melakukan sesuatu buat Bali ini," ujarnya. 

Beberapa aspek menjadi perhatian pihaknya, seperti melestarikan seni dan budaya. Tidak sebatas itu, ASITA juga sudah mengandeng sejumlah desa wisata di Pulau Dewata. Langkah itu dinilai upaya nyata dalam mengoptimalkan potensi desa wisata. 

"Turis juga pelan-pelan kita ingin bawa kesana. Karena kami tahu bahwa daya tarik itu ya memang adanya di desa. Apakah itu masyarakatnya, apakah itu pertaniannya, apakah itu budayanya. Apalagi kebetulan ketika ada di desa, ada kegiatan-kegiatan budaya dan itu sangat menarik sekali. Dan ini yang ingin kami dorong. ASITA ingin mendorong kearah yang seperti itu," pungkasnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00