• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Setahun, 2 Ribu Lebih Warga Kota Malang Bercerai

15 March
16:50 2019
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Kasus perceraian di wilayah Kota Malang mencapai ribuan dalam kurun waktu satu tahun. Selama tahun 2018 misalnya, Pengadilan Agama Kota Malang menangani 2.109 perkara perceraian. Mayoritas perceraian itu disebabkan faktor perselisihan suami istri.

Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko mengatakan, saat ini Pemerintah Kota Malang terus berupaya menekan angka perceraian. Salah satunya dengan kegiatan fasilitas pembinaan keluarga sakinah. “Fasilitas untuk mewujudkan keluarga sakinah sangat penting dilakukan untuk menekan angka perceraian,” kata Sofyan, Jumat (15/3/2019).

Menurutnya, dari 2.109 kasus perceraian yang terjadi, paling banyak disebabkan faktor perselisihan terus-menerus dengan total 1.218 perkara. Sementara faktor lain yang berpengaruh yakni akibat pasangan meninggalkan sepihak sebanyak 401 kasus dan juga faktor ekonomi sebanyak 394 perkara. “Dengan adanya kegiatan sosialisasi, diharakapkan dapat menjadi pondasi dan dasar untuk memberikan edukasi pada calon-calon pengantin atau yang sedang mempersiapkan untuk menikah,” ungkapnya.

Apalagi, fasilitasi pembinaan keluarga sakinnah rutin dilakukan. Hanya saja, intensitasnya dinilai masih kurang karena hanya digelar sekali dalam satu tahun. Untuk itu, ke depan kegiatan tersebut akan digelar lebih intens, sehingga semakin banyak masyarakat yang tersentuh.  "Tetapi kegiatan ini bukan semata-mata karena angka perceraian tinggi, tapi lebih pada pencegahan dan upaya menekan perceraian,” tutur politisi Partai Golkar ini.

Sofyan Edi menambahkan, dalam rangka edukasi masyarakat soal keluarga sakinah ini, Pemkot Malang juga menggandeng komunitas-komunitas hingga majelis taklim.  Sebab selama ini komunitas-komunitas non-government juga banyak yang bergerak terhadap isu keluarga. "Saya berharap semua pihak bekerjasma melakukan kegiatan semacam ini untuk memberikan edukasi bagi calon pengantin untuk memasuki kehidupan berkeluarga dengan baik,” tandas Sofyan Edi.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00